Rela Berdesakan Demi Daging Kurban, Ratusan Emak-emak Serbu Masjid Al Furqon Sejak Pagi

Antrian hewan kurban

TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Ratusan warga memadati area Masjid Al Furqon, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, sejak Rabu (27/5/2026) pagi. Mereka rela antre dan berdesakan demi mendapatkan kupon pembagian daging kurban.

Mayoritas warga yang mengantre diketahui merupakan kaum ibu atau emak-emak. Bahkan, sejumlah warga tampak membawa anak balita mereka ke tengah kerumunan demi menunggu giliran mendapatkan kupon.

Padahal, panitia kurban baru akan membagikan daging pada sore hari setelah proses penyembelihan dan penghitungan hewan kurban selesai dilakukan.

Pantauan di lokasi, antrean warga tampak mengular hingga memenuhi area sekitar masjid. Petugas keamanan beberapa kali memberikan imbauan agar warga tetap tertib dan tidak membawa anak kecil ke dalam antrean karena dikhawatirkan terjadi desak-desakan.

Namun, banyak warga tetap bertahan. Mereka mengaku ingin membawa pulang daging kurban untuk keluarga di rumah.

“Daripada kehabisan, saya dari pagi sudah antre. Buat keluarga di rumah juga,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Ketua Panitia Kurban Masjid Al Furqon, Muhaimin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan ribuan bungkus daging kurban untuk warga sekitar maupun masyarakat luar lingkungan masjid.

“Untuk warga di lingkungan masjid, kita menyediakan 700 bungkus bagi para mustahik. Sedangkan untuk warga luar lingkungan, kita siapkan 500 bungkus dari sisa daging yang ada,” kata Muhaimin.

Ia menjelaskan, tahun ini panitia menyembelih 14 ekor sapi dan 18 ekor domba. Seluruh proses pembagian disebut telah dikoordinasikan dengan aparat keamanan agar berjalan tertib.

“Alhamdulillah setiap tahun berjalan aman karena dibantu pihak kepolisian dan tim keamanan Triguna,” lanjutnya.

Sementara itu, hingga siang hari antrean warga masih terlihat padat. Warga berharap proses pembagian daging kurban bisa dipercepat agar mereka tidak terlalu lama menunggu di bawah terik matahari.

Pihak panitia bersama kepolisian juga terus mengatur arus antrean guna mengantisipasi kericuhan dan mencegah adanya warga yang terluka akibat berdesakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup