Misteri Kebakaran Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Cibodas Tangerang, 13 Unit Damkar Dikerahkan
WARTAXPRESS.com – Kebakaran melanda gudang produksi pengolahan oli bekas milik PT Tangerang Kalisabi di Jalan Kalisabi 2, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (4/11/2026) dini hari.
Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) gabungan dengan sekitar 40 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang berukuran sekitar 72 x 12 meter tersebut.
Berdasarkan laporan sementara UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Cibodas, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas menerima informasi lima menit kemudian dan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 01.35 WIB. Armada pemadam tiba sekitar pukul 01.50 WIB.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, Teguh, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di sebuah pabrik pengolahan oli bekas di kawasan Jalan Kalisabi 2.
“Untuk kronologisnya sementara belum diketahui. Kami menerima laporan sekitar pukul 02.00 WIB bahwa ada kejadian kebakaran di Jalan Kalisabi 2,” ujar Teguh saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat keterbatasan sumber air. Namun, setelah petugas menemukan sumber air tambahan, proses pemadaman dapat berjalan lebih lancar.
“Kesulitannya paling di sumber air. Tapi alhamdulillah, sumber air sudah ditemukan sehingga proses pemadaman berjalan normal,” jelasnya.
Teguh menyebutkan, api yang sebelumnya cukup besar berangsur berhasil dikendalikan. Saat proses penanganan berlangsung, petugas memperkirakan sekitar 70 persen titik api telah berhasil dipadamkan dan menyisakan sekitar 30 persen.
Informasi dari penanggung jawab lahan menyebutkan bahwa gudang tersebut diduga beroperasi secara ilegal. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.
Hingga berita ini ditulis, pemilik maupun penyewa gudang belum berhasil dihubungi. Penyebab pasti kebakaran juga masih belum diketahui.
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan dan penanganan di lokasi untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam serta mencegah munculnya api kembali.
Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan