Diduga Lecehkan Pegawai, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polda Banten

F-H F-H
Ilustrasi pelecehan seksual. Doc. Istimewa

WARTAXPRESS.com- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang berinisial AS dilaporkan ke Polda Banten atas dugaan pelecehan terhadap seorang pegawai.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia mengatakan, laporan telah diterima dan penyidik akan melakukan pendalaman untuk mengetahui fakta-fakta terkait dugaan kejadian tersebut.

“Laporan itu sudah diterima. Selanjutnya akan diterbitkan surat perintah tugas, sehingga penyidik nanti akan mendalami terkait dengan laporan ini,” kata Maruli dikutip dari IDN Times Kamis, 24 September 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, dugaan pelecehan tersebut terjadi pada 2 September 2025.

Saat itu, pelapor yang merupakan pegawai di lingkungan kerja yang sama disebut hendak bersalaman dengan AS.

Namun, menurut laporan tersebut, AS diduga tidak hanya bersalaman. Pelapor menyebut dirinya dipeluk dan mendapat kecupan.

“Korban dengan terduga terlapor ini sama-sama dalam satu tempat kerja. Kemudian sudah memang ada hubungan kerja yang rutin. Dalam laporan tersebut, pelapor hendak bersalaman namun, bukan salaman, melainkan pelapor langsung dipeluk dan di dalam laporannya itu juga disebutkan, kalau pelapor diberikan kecupan-kecupan,” ujar Maruli.

Polisi masih mendalami laporan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta fakta yang berkaitan dengan dugaan pelecehan tersebut.

Maruli menyebutkan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Kita masih selidiki kasus ini, sejumlah saksi juga kita mintai keterangannya,” ucapnya.

Dengan proses yang masih berjalan, polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai dugaan tindak pidana dalam laporan tersebut.

Selain ditangani kepolisian, persoalan tersebut juga ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rachmat mengatakan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Saat ini sedang dalam proses penanganan. Nanti akan dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan,” kata Beni.

Beni memastikan pegawai yang melaporkan dugaan tersebut saat ini dalam kondisi baik dan masih menjalankan aktivitas pekerjaannya.

“Saat ini korban masih baik-baik saja, masih melaksanakan kegiatan bekerja,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup