Sopir Taksi Online di Tangerang Jadi Korban Perampasan, Mobil Calya Dibawa Kabur Pelaku Bersenjata Golok
WARTAXPRESS.com – Seorang sopir taksi online bernama Sarpani (66) menjadi korban dugaan perampasan disertai penyekapan dan pengancaman menggunakan senjata tajam. Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan mobil Toyota Calya serta sejumlah barang berharga miliknya.
Peristiwa itu terjadi di wilayah Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Kasus tersebut kini tengah ditangani jajaran Polsek Tigaraksa setelah korban melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, IPDA Mudiawan, membenarkan adanya laporan dugaan pemerasan dan pengancaman menggunakan senjata tajam tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Iya betul, kita sudah olah TKP dan juga periksa saksi yang ada,” kata Mudiawan dikutip Satelit News, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika Sarpani menerima pesanan perjalanan dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Taman Dago, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Dalam perjalanan tersebut, korban mengangkut tiga penumpang, terdiri dari seorang perempuan berusia 15 tahun dan dua pria dewasa.
Namun, setibanya di kawasan Taman Dago, perjalanan tersebut berubah menjadi petaka. Salah seorang penumpang pria dewasa diduga mengancam korban menggunakan golok yang diarahkan ke bagian leher.
Terduga pelaku bahkan mengaku sebagai bandar narkoba dan memaksa korban menuruti perintahnya.
“Terduga pelaku bicara itu sambil menodongkan senjata tajam jenis golok ke arah leher korban,” jelas Mudiawan.
Situasi semakin mencekam ketika kendaraan berhenti. Dua pria dewasa tersebut diduga menarik korban ke bagian belakang mobil. Kedua tangan korban kemudian diikat menggunakan tali, mulutnya dilakban, sementara kepalanya ditutup dengan sarung.
Korban selanjutnya ditempatkan di jok belakang kendaraan dan dibawa hingga ke wilayah Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa.
Sekitar pukul 16.00 WIB, korban diturunkan di sebuah lapangan. Sementara itu, mobil Toyota Calya berwarna abu-abu miliknya dibawa kabur oleh para terduga pelaku.
Tak hanya kehilangan kendaraan, korban juga kehilangan satu unit telepon genggam serta dompet yang berisi surat-surat kendaraan, uang tunai, dan identitas pribadi.
Setelah ditinggalkan di lokasi, korban berusaha mencari pertolongan kepada warga sekitar. Warga kemudian mengarahkan Sarpani untuk mendatangi Mapolsek Tigaraksa guna melaporkan kejadian yang dialaminya.
“Korban diarahkan warga sekitar untuk melaporkan kejadian ke Mapolsek Tigaraksa,” ujar Mudiawan.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para terduga pelaku. Petugas juga berupaya menelusuri keberadaan mobil milik korban yang dibawa kabur.
Mudiawan menegaskan, pihaknya akan terus memproses laporan tersebut dan melakukan upaya pengungkapan kasus.
“Intinya kita proses, dan kita lakukan penyelidikan agar terduga pelaku segera tertangkap,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan