Rayakan Perdamaian, Visions of Peace Awards Gelar Lomba Menggambar di Vihara Siddharta Tangerang Selatan
TANGSEL, WARTAXPRESS.com – Ajang Visions of Peace Awards 2026 menggelar kegiatan bertajuk “Lomba Menggambar Perdamaian Dunia” di Vihara Siddharta, Tangerang Selatan, Minggu 15 Febuari 2026, sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai kemanusiaan dan toleransi sejak usia dini.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti sekitar 100 peserta berusia 12 hingga 17 tahun dari berbagai latar belakang agama.
Dengan mengusung tema perdamaian, para peserta menuangkan visi mereka tentang dunia yang harmonis melalui karya gambar penuh warna dan kreativitas.
Acara yang berlangsung di tengah suasana hangat menjelang perayaan Imlek tersebut menjadi momentum sosialisasi perdamaian dunia dan toleransi beragama.
Yayasan Peduli Anak Indonesia (Yapena) bersama Vision of Peace Initiative melibatkan anak-anak dari beragam keyakinan dalam satu ruang kebersamaan.
Ketua Yapena, Erna, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pihaknya dalam menguatkan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

“Harapan saya, karena kita sudah menjalankan ini lebih dari 6 tahun di berbagai kota; mulai dari pondok pesantren, kuil Hindu, gereja, hingga puri. Kita datangi semua agama untuk mengajarkan anak-anak cinta perdamaian sejak dini,” ujar Erna saat ditemui di lokasi acara.
Menurut dia, deklarasi perdamaian dunia yang pertama kali dikumandangkan pada 2021 terus digaungkan secara konsisten sebagai simbol komitmen lintas iman.
Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari kalangan Islam (Muslim), Kristen Protestan dan Katolik, Buddha, serta Konghucu. Keberagaman itu dinilai menjadi cerminan nyata toleransi yang hidup di masyarakat.
“Toleransi itu adalah kita menghargai semua agama, semua suku, dan semua bangsa. Itulah tujuan utama kami,” tambah Erna.
Erna menuturkan, meski Tangerang dikenal sebagai wilayah yang heterogen, pihaknya tidak menemui kendala berarti dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.Ia menilai pesan perdamaian bersifat universal dan dapat diterima semua kalangan.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, antara lain Gemabudhi, Vihara Siddharta, Anak Pancasila Foundation dan Gempar Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, Yapena berharap nilai-nilai toleransi yang ditanamkan kepada generasi muda dapat menjadi fondasi kuat bagi persatuan Indonesia di masa mendatang.
Martha, salah satu pengurus vihara, mengaku bangga dapat menyediakan tempat bagi kegiatan pendidikan yang menanamkan nilai kemanusiaan tersebut.
“Satu sisi merasa sangat senang bisa menyediakan tempat dan beberapa anak-anak untuk hadir di acara perlombaan menggambar untuk perdamaian dunia,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

“Karena moment di acara Imlek kami, merasa senang karena banyak anak-anak berbeda keyakinan ikut serta menggambar,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Yapena berharap benih toleransi yang ditanamkan sejak dini dapat tumbuh menjadi fondasi kuat bagi persatuan Indonesia di masa depan

Tinggalkan Balasan