TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Warga Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, dihebohkan dengan penemuan sejumlah organ dalam yang dibungkus karung dan diletakkan di lahan kosong di Jalan Gatot Subroto, Senin (16/2/2026) siang.

Video amatir penemuan tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, warga menarasikan temuan itu sebagai organ tubuh korban mutilasi sehingga menarik perhatian pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat dari Polsek Jatiuwung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengevakuasi karung berisi organ tersebut. Guna memastikan apakah organ itu bagian tubuh manusia atau bukan, polisi membawa temuan tersebut ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Dokter forensik RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Liauw Djai Yen, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan ditemukan sepuluh untaian organ dalam satu rangkaian, mulai dari tenggorokan hingga usus.

“Dari setiap untaian organ yang saya periksa, cirinya di bagian tenggorokan berbentuk runcing, tidak spesifik manusia. Panjang tenggorokan dan ukuran paru-paru juga tidak sesuai dengan manusia. Kemudian hatinya terdiri dari enam lobus, sedangkan manusia hanya dua lobus. Bisa saya pastikan tidak satu pun dari sepuluh untaian itu merupakan organ manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung, Kompol Robiin, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga.

“Setelah menerima laporan adanya temuan jeroan, kami langsung ke tempat kejadian perkara untuk pengamanan karena banyak warga berdatangan. Jeroan tersebut kami bawa ke rumah sakit umum untuk pemeriksaan forensik, dan hasilnya adalah jeroan jenis hewan,” kata Robiin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, organ-organ tersebut diketahui merupakan organ hewan jenis anjing. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang membuang organ hewan tersebut secara sembarangan hingga meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini sempat memicu kekhawatiran warga sekitar sebelum akhirnya dipastikan bukan merupakan bagian tubuh manusia. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor kepada aparat jika menemukan hal mencurigakan.