Pria di Sindang Jaya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gubuk Kebun Cabai

Korban Bundir di Kampung Sabrang Pabuaran Joglo, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang

TANGERANG, WARTAXPRESS.COM – Warga Kampung Sabrang Pabuaran Joglo, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang mendadak gempar. Seorang pria berinisial M (31) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di sebuah gubuk kebun cabai pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pengembala kambing yang hendak berteduh di gubuk dari terik matahari. Namun, saat mendekati gubuk, saksi justru mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung dan tidak bernyawa. Saksi lantas melaporkan temuan itu ke pemilik kebun dan Polsek Pasar Kemis.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, IPDA Ahmad Dasuki, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad gantung diri tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama Tim Identifikasi Polresta Tangerang langsung menuju ke lokasi begitu menerima laporan warga.

“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan mayat di sebuah gubuk kebun cabai. Anggota Reskrim Polsek Pasar Kemis langsung meluncur ke lokasi kejadian bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang untuk melakukan penanganan dan olah TKP,” ujar IPDA Dasuki saat dikonfirmasi.

Baca juga : Sempat Dikejar Induk Buaya, Warga Cikupa Temukan Sarang dan 40 Telur di Kali Cimanceuri

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban. Korban murni diduga meninggal dunia akibat gantung diri,” tegas IPDA Dasuki.

Mengenai proses autopsi, IPDA Dasuki menyampaikan bahwa pihak keluarga korban memilih untuk menolak prosedur tersebut dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi atau visum lanjutan. Mereka sudah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi dan menyatakan menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Jenazah saat ini sudah kami serahkan kepada pihak keluarga di rumah duka Kampung Pondok, Desa Sindang Panon, untuk segera dimakamkan,” pungkasnya.

Baca juga : PUPR Sebut Laporan Warga Soal Jalan Rusak di Kota Tangerang Tak Bisa Langsung Diperbaiki

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum ditemukan tewas, korban M sempat pamit untuk pergi bekerja namun tak kunjung pulang. Seluruh proses evakuasi dan penyerahan jenazah ke rumah duka berjalan lancar dan aman. (Der)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup