Sistem Palang Parkir Otomatis di Stadion Benteng Reborn Malah Bikin Antrean Mengular

F-H F-H
Antrean di pintu keluar Stadio Benteng Reborn, Kota Tangerang, yang menggunakan sistem palang parkir otomatis.

WARTAXPRESS.com– Sistem palang parkir otomatis di kawasan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, yang telah diterapkan sejak awak Juli 2026 malah memicu antrean panjang kendaraan di pintu keluar area stadion, Minggu, 2 Agustus 2026.

Dilihat dari akunmedia sosial @abouttng, antrean kendaraan mengular setelah banyak pengunjung meninggalkan kawasan stadion secara bersamaan usai berolahraga dan beraktivitas pada Minggu pagi.

Sejumlah pengunjung mengaku harus menunggu cukup lama untuk keluar dari area parkir. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh terbatasnya jumlah palang parkir yang beroperasi.

“Minggu pagi pertama pakai palang dan cuma ada 2 doang,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Pengunjung lainnya bahkan mengaku membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk keluar dari area parkir.

“Ini lama orang pada kapok gak mau ke stadion dah, keluar bisa lebih dari setengah jam,” ungkap warga.

Keluhan serupa juga ramai disampaikan warganet di kolom komentar media sosial.

Sebagian menilai kemacetan tidak hanya dipengaruhi sistem palang parkir, tetapi juga kondisi area parkir yang dinilai kurang memadai saat jumlah pengunjung membludak.

“Ya gimana gak macet wong mau parkir ke belakang aja dipake yang dagang,” tulis seorang warganet.

Warganet lain menilai kawasan stadion seharusnya difokuskan sebagai area olahraga tanpa keberadaan pedagang yang dinilai mengurangi ruang parkir.

“Seharusnya pedagang ga boleh jualan, kaya di Stadion GBK bersih buat olahraga aja,” tulis akun lainnya.

Ada pula yang mengusulkan agar Pemerintah Kota Tangerang menambah lahan parkir di sekitar Stadion Benteng Reborn, terutama ketika stadion digunakan untuk kegiatan besar maupun pertandingan sepak bola.

“Kayanya kalau area stadion seperti Benteng Tangerang tidak pas untuk diadakan lahan parkir. Lebih baik dibuat lagi di area belakang stadion sebelah lapangan tembak, sepertinya di sana bisa dibuat lahan parkir. Jadi stadion jika ada event tidak mengganggu kenyamanan dan keramaian,” tulis seorang warganet.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalui PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) menargetkan sistem parkir digital di Stadion Benteng Reborn mulai beroperasi pada awal Juli 2026.

Penerapan sistem tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketertiban pengelolaan parkir, mengoptimalkan pendapatan daerah, sekaligus meminimalkan risiko pencurian kendaraan bermotor yang masih kerap terjadi di kawasan stadion.

Direktur PT TNG Muhamad Rijal menjelaskan pengelolaan parkir di Stadion Benteng Reborn menggunakan boom gate dengan sistem elektronik yang terintegrasi. Pengunjung dapat melakukan pembayaran secara nontunai menggunakan QRIS, kartu elektronik, maupun metode pembayaran digital lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup