Lima Hari Berjuang Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Helikopter Water Bombing Masih Dikerahkan

Kondisi TPA Jatiwaringin, kabupaten Tangerang, terlihat kabut asap berkurang dari 30%

WARTAXPRESS.com – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari kelima, Sabtu (4/7/2026). Meski kobaran api belum sepenuhnya padam, kondisi di lokasi kini jauh lebih terkendali dibandingkan saat awal kebakaran terjadi.

Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan titik-titik api yang tersisa di dalam tumpukan sampah. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena bara api masih bertahan di lapisan bawah timbunan, sehingga berpotensi kembali memunculkan asap maupun api di permukaan.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran terus melakukan penyemprotan secara bergantian ke area yang masih terdeteksi panas. Aliran air bertekanan tinggi difokuskan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap sebagai bagian dari proses pendinginan.

Tak hanya dari darat, operasi pemadaman juga diperkuat melalui jalur udara. Dua unit helikopter water bombing kembali dikerahkan untuk menyiram area yang sulit dijangkau petugas.

Penyiraman dari udara dilakukan secara bertahap guna mempercepat penurunan suhu di dalam tumpukan sampah yang masih menyimpan panas.

Meski sesekali kepulan asap putih masih terlihat membumbung dari beberapa bagian TPA, intensitas kebakaran dilaporkan sudah jauh menurun dibandingkan hari-hari pertama sejak insiden terjadi pada 30 Juni 2026.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan penanganan di lapangan. Diaz Faisal Malik Hendropriyono menilai karakter kebakaran di TPA Jatiwaringin memiliki pola yang berbeda karena api membakar hingga ke lapisan dalam timbunan sampah.

“Kondisi seperti ini membutuhkan proses pemadaman yang tidak bisa dilakukan secara instan. Pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak muncul kebakaran kembali,” ujarnya.

Saat ini, proses pendinginan menjadi fokus utama tim gabungan. Penyisiran dilakukan secara simultan di berbagai titik untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan.

Hingga Sabtu siang, petugas masih bersiaga di lokasi. Operasi pemadaman dan pendinginan akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik panas dinyatakan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup