PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Kota Tangerang, Siapkan Dua Lokasi Baru

PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Kota Tangerang.

WARTAXPRESS.com – PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Kota Tangerang, yang berada di Jalan Hasyim Ashari, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Banten.

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya PLN memperluas infrastruktur kendaraan listrik sekaligus mendukung peralihan masyarakat menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Eka Rahma Daniati, mengatakan SPKLU Center tersebut menjadi fasilitas pengisian daya berskala besar pertama yang dioperasikan PLN di Kota Tangerang.

Menurut Eka, saat ini terdapat 22 stasiun pengisian kendaraan listrik yang berada dalam jaringan PLN di wilayah Kota Tangerang.

“SPKLU Center ini merupakan yang pertama di Kota Tangerang. Tahun ini kami juga merencanakan peresmian dua SPKLU Center baru, sehingga nantinya ada tiga SPKLU Center,” ujar Eka saat ditemui di lokasi peresmian.

Dua lokasi yang disiapkan untuk pengembangan SPKLU Center berikutnya berada di kawasan Tangcity dan Alam Sutera.

Eka mengatakan ekspansi infrastruktur kendaraan listrik dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, perkembangan komunitas pengguna kendaraan listrik, serta perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan.

Ia menyebut kendaraan listrik semakin diminati karena dinilai menawarkan efisiensi biaya operasional dan mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

PLN juga memperkirakan jumlah pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah dengan pertumbuhan sekitar enam persen setiap tahun.

Dari sisi fasilitas, SPKLU Center tersebut menyediakan 12 slot pengisian sehingga kapasitas pelayanan dapat menampung lebih banyak kendaraan dalam waktu bersamaan.

Selain itu, terdapat teknologi ultra fast charging yang memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna selama menunggu, lokasi SPKLU juga dilengkapi area untuk beristirahat dan coffee shop.

Eka mengatakan penambahan fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.

Pengoperasian SPKLU Center mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengatakan keberadaan fasilitas pengisian daya yang semakin merata dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.

Menurut Herman, Pemkot Tangerang akan terus berkolaborasi dengan PLN dan dunia usaha dalam mengembangkan ekosistem transportasi ramah lingkungan.

“Dengan SPKLU yang lebih merata dan jumlahnya semakin banyak, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan teknologi transportasi yang ramah lingkungan, khususnya kendaraan listrik,” kata Herman.

Herman juga mengungkapkan bahwa Pemkot Tangerang tengah berkoordinasi terkait kemungkinan penggunaan kendaraan listrik untuk kendaraan operasional pemerintah daerah.

Namun, penerapan kebijakan tersebut masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Keberadaan SPKLU Center juga dirasakan langsung oleh pengguna kendaraan listrik, salah satunya pengemudi taksi online, Asep Darmawan.

Asep menilai jumlah slot pengisian yang lebih banyak dapat membantu mengurangi waktu antrean dibandingkan sejumlah lokasi pengisian yang sebelumnya tersedia di kawasan Cikokol.

Menurutnya, beberapa titik pengisian seperti di Tangcity dan PLN Cikokol memiliki jumlah unit yang lebih terbatas sehingga antrean dapat berlangsung lebih lama.

“Dengan adanya SPKLU ini sangat membantu kami sebagai pengguna kendaraan listrik karena jumlah chargernya cukup banyak. Jadi, antreannya bisa lebih singkat,” ujar Asep.

Ia mengatakan durasi pengisian daya bergantung pada kapasitas baterai dan kebutuhan energi kendaraan. Untuk penggunaan sehari-hari, pengisian biasanya dilakukan tanpa menunggu baterai mencapai 100 persen.

Asep menyebut biaya sekitar Rp90 ribu untuk kendaraannya dapat digunakan menempuh jarak sekitar 350 hingga 400 kilometer.

Selain fasilitas pengisian cepat dan kapasitas yang lebih besar, Asep mengapresiasi adanya coffee shop serta tempat duduk yang dapat digunakan pengguna selama menunggu proses pengisian.

Dengan pengoperasian SPKLU Center pertama ini, PLN bersama Pemerintah Kota Tangerang menargetkan jaringan infrastruktur kendaraan listrik terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup