Sempat Dikejar Induk Buaya, Warga Cikupa Temukan Sarang dan 40 Telur di Kali Cimanceuri

Warga kampung Mindi, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang menemukan seekor induk buaya dan 40 butir telur di area semak-semak tak jauh dari aliran Kali Cimanceuri dan kawasan Keramat Roke.

TANGERANG, WARTAXPRESS.COM — Suasana di Kampung Mindi, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang mendadak mencekam pada Selasa (4/8/2026). Warga setempat dibuat geger oleh penemuan seekor induk buaya berukuran sedang yang bertengger di dekat sarangnya di area semak-semak tak jauh dari aliran Kali Cimanceuri dan kawasan Keramat Roke.

Peristiwa ini bermula saat seorang petani setempat, Cahyadi, sedang beraktivitas di area perkebunan dekat sungai. Tanpa diduga, ia mendapati seekor buaya berukuran sedang yang tengah bertelur di semak-semak. Mengejutkan, reptil predator tersebut sempat agresif dan mengejar Cahyadi sebelum akhirnya menghilang kembali ke semak-semak.

Keesokan harinya, berbekal informasi dari Cahyadi dan rasa khawatir akan keselamatan lingkungan, warga ramai-ramai berkumpul untuk melacak lokasi tersebut. Warga akhirnya berhasil mengepung dan menangkap induk buaya secara swadaya. Tidak hanya itu, warga juga menemukan sarang berisi sekitar 40 butir telur buaya yang belum menetas di lokasi yang sama.

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan adanya laporan penangkapan induk buaya beserta puluhan telurnya oleh masyarakat Cikupa.

“Kami telah menerima laporan mengenai penangkapan induk buaya beserta sekitar 40 butir telurnya di Desa Budi Mulya, Cikupa. Tim BPBD bersama instansi terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan koordinasi penanganan satwa tersebut agar dapat dipindahkan ke tempat yang aman,” ujar Achmad Taufik.

Baca juga : Polresta Tangerang Buru 5 Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pegawai Bank Keliling di Panongan

Achmad Taufik juga menambahkan bahwa penemuan puluhan butir telur ini mengindikasikan bahwa area sepanjang aliran Kali Cimanceuri berpotensi menjadi habitat alami sekaligus lokasi berkembang biak satwa liar.

“Temuan telur ini mengindikasikan adanya aktivitas perkembangbiakan di sekitar aliran Kali Cimanceuri. Kami mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai atau area semak-semak. Apabila kembali melihat keberadaan buaya atau satwa berbahaya lainnya, segera laporkan ke BPBD atau petugas terdekat dan hindari mengambil tindakan yang dapat membahayakan keselamatan,” imbaunya.

Baca juga : Korban Penganiayaan di Panongan Sempat Kirim Pesan ke Istri: Kalau Aku Tak Pulang, Besok Jadi Mayat

Saat ini, induk buaya beserta 40 butir telurnya telah diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang guna penanganan dan konservasi lebih lanjut. (Der)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup