Tangsel Rintis Pramuka Prasiaga, Perkuat Pendidikan Karakter Anak Sejak Usia Dini

Tangsel Rintis Pramuka Prasiaga, Minggu 02 Agustus 2026.

WARTAXPRESS.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai merintis pembentukan Pramuka Prasiaga bagi anak usia taman kanak-kanak (TK) sebagai langkah memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini.

Program tersebut diperkenalkan saat pembukaan Bulan Bakti Pramuka Kota Tangerang Selatan 2026 yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Sabtu (1/8), sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Gerakan Pramuka Tangsel menuju Jambore Nasional di Cibubur.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan pembentukan Pramuka Prasiaga merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Kepramukaan sekaligus upaya memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada anak-anak usia prasekolah.

“Pramuka Prasiaga ini merupakan amanat Undang-Undang Kepramukaan. Tangsel mulai merintisnya tahun ini dengan melibatkan beberapa TK binaan yang sudah aktif, dan ke depan akan diperluas ke lebih banyak sekolah,” kata Benyamin.

Menurut dia, pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak terbiasa dengan sikap disiplin, kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Melalui Prasiaga, anak-anak belajar nilai kebersamaan dan kepemimpinan dengan pendekatan yang menyenangkan sesuai usia mereka,” ujarnya.

Selain meluncurkan program tersebut, Pemerintah Kota Tangsel juga melepas kontingen Gerakan Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur. Benyamin berharap para peserta mampu menunjukkan prestasi sekaligus membawa nama baik Kota Tangerang Selatan di tingkat nasional.

Ia menegaskan Bulan Bakti Pramuka tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi wadah pengamalan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui Bulan Bakti Pramuka dan kehadiran Prasiaga, kita menanamkan benih karakter, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini. Mereka adalah calon generasi unggul yang akan meneruskan cita-cita bangsa,” katanya.

Benyamin juga berharap Gerakan Pramuka semakin diminati oleh anak-anak dan remaja karena tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar kewajiban di lingkungan sekolah.

Menurut dia, kegiatan kepramukaan perlu terus dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan bagi generasi muda.

“Harapan saya, kegiatan Pramuka diikuti karena kesadaran. Karena itu, kegiatannya harus menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman,” ujar Benyamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup