Mulai 1 Juli 2026, Seluruh Layanan Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Dipusatkan di Terminal 2F
WARTAXPRESS.com – Seluruh layanan keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai dipusatkan di Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah sejak 1 Juli 2026.
Kebijakan ini dilakukan secara bertahap dan akan mencakup seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan pemusatan layanan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Haji Republik Indonesia
melalui surat edaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang menetapkan Terminal 2F sebagai pusat operasional layanan umrah.
“Pemindahan ini dilakukan secara bertahap sesuai surat edaran dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kami juga telah menyiapkan petugas serta kendaraan untuk mengantar penumpang yang terlanjur datang ke Terminal 3 menuju Terminal 2F,” kata Heru di Tangerang, Rabu.
Pada tahap awal penerapan, operasional tiga maskapai penerbangan umrah mulai dialihkan ke Terminal 2F, yakni Saudia, Lion Air, dan Hainan Airlines.
Namun, pada hari pertama implementasi, hanya Saudia yang memiliki jadwal penerbangan umrah, sementara Lion Air dan Hainan Airlines belum mengoperasikan penerbangan pada hari tersebut.
Heru menjelaskan Bandara Soekarno-Hatta saat ini melayani rata-rata sekitar 7.000 jemaah umrah setiap hari. Dengan seluruh layanan terpusat di satu terminal, proses keberangkatan dan kepulangan jemaah diharapkan menjadi lebih terintegrasi, nyaman, dan efisien.
Selain menyiapkan petugas informasi di sejumlah titik, pengelola bandara juga menyediakan layanan transportasi penghubung selama masa transisi guna membantu calon jemaah yang masih menuju terminal lama.
Menurut Heru, proses pemindahan seluruh maskapai penerbangan umrah ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu ke depan.
Setelah seluruh maskapai beroperasi di Terminal 2F, layanan umrah di Bandara Soekarno-Hatta diharapkan lebih tertata dan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para jemaah.
Pemusatan layanan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan penerbangan haji dan umrah, seiring tingginya mobilitas jemaah yang menggunakan Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama menuju Tanah Suci.

Tinggalkan Balasan