Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada April 2026 mengalami peningkatan cukup signifikan. 

Redaksi F-H
Wisata Goa Terawang, Todanan, kabupaten Tangerang.

WARTAXPRESS.com- Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada April 2026 mengalami peningkatan cukup signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 1,24 juta turis asing berkunjung ke Tanah Air sepanjang bulan tersebut.

Kenaikan jumlah wisatawan terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang berlangsung selama April 2026.

Kondisi ini membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi wisatawan asing.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada April 2026 tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

“Secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,24 juta atau naik 14,75% secara bulanan dan secara tahunan naik 7,22%,” kata Pudji dalam keterangannya, dikutip dari IDNfinancials, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut BPS, peningkatan kunjungan tercatat di berbagai jalur masuk internasional, baik melalui bandara, pelabuhan laut maupun pintu perbatasan darat.

Jika dihitung sejak awal tahun, total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia telah mencapai 4,68 juta orang selama Januari hingga April 2026.

Angka tersebut naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS menyebut capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir untuk periode empat bulan pertama.

“Capaian kunjungan wisman Januari-April 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020,” ujar Pudji.

Dari sisi negara asal, wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Indonesia.

Pada April 2026, jumlahnya mencapai 207,96 ribu orang atau sekitar 16,65 persen dari total wisatawan asing yang datang.

Posisi berikutnya ditempati Australia dengan 157,96 ribu kunjungan, disusul China sebanyak 133,99 ribu orang dan Singapura mencapai 111,44 ribu orang.

Menariknya, wisatawan asal China mencatat pertumbuhan paling tinggi dibandingkan negara utama lainnya.

Kunjungan turis dari negara tersebut melonjak 39,65 persen dalam sebulan.

Sementara itu, jumlah wisatawan asal Australia meningkat 20,84 persen dan Malaysia bertambah 11,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Di saat yang sama, rupiah terus mengalami tekanan terhadap dolar AS sepanjang April 2026.

Pada awal bulan, kurs rupiah masih berada di level Rp17.041 per dolar AS, namun melemah menjadi Rp17.346 per dolar AS pada akhir April atau turun sekitar 1,8 persen dalam sebulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup