Asap TPA Jatiwaringin Picu 154 Warga Keluhan ISPA, Pemkab Tangerang Gerak Cepat Tambah Posko dan Masker

Kondisi TPA Jatiwaringin, foto; Istemewa

WARTAXPRESS.com – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mulai menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

Asap tebal yang menyebar sejak beberapa hari terakhir memicu lonjakan keluhan pernapasan di kalangan warga.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 154 warga telah mendapatkan pemeriksaan medis setelah terpapar asap kebakaran tersebut.

Mayoritas pasien menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama batuk, sesak, dan iritasi mata.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menyampaikan bahwa penanganan langsung dilakukan sejak awal munculnya laporan gangguan kesehatan.

“Sejak Selasa malam kami sudah melakukan pemeriksaan. Total sementara sekitar 154 warga yang diperiksa, dan sebagian besar mengalami gejala ISPA,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (2/7/2026).

Kelompok yang paling rentan terdampak adalah ibu hamil dan anak balita.

Satu pasien ibu hamil bahkan harus dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya membutuhkan observasi intensif.

Untuk mempercepat respons, pemerintah daerah juga mengerahkan puluhan tenaga medis dari puskesmas di wilayah Rajeg, Mauk, dan Sukadiri. Selain itu, lima posko kesehatan telah diaktifkan guna melayani masyarakat yang terdampak paparan asap.

Dari lima titik layanan tersebut, empat posko berada di wilayah permukiman warga dan satu pos siaga ditempatkan langsung di area TPA Jatiwaringin. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan jika terjadi lonjakan kasus baru.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menambah stok masker dan memperketat kewaspadaan di seluruh puskesmas yang berpotensi terdampak sebaran asap.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap terlindungi dari paparan udara berbahaya.

Sementara itu, tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan api tidak meluas dan situasi dapat segera terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup