TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Persita Tangerang bergerak cepat di bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/26. Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut secara resmi mengumumkan kedatangan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno, untuk memperkuat kedalaman skuat di sisa musim kompetisi.

Pemain serba bisa ini diproyeksikan menjadi pilar penting di lini tengah, sekaligus memberikan opsi tambahan bagi pelatih di sektor pertahanan karena kemampuannya bermain sebagai bek tengah.

Bagi Ramon Bueno, atmosfer sepak bola Indonesia bukanlah hal baru. Setelah sempat mencicipi kompetisi tanah air di musim sebelumnya, pemain berusia 30 tahun ini mengaku tidak butuh waktu lama untuk menerima pinangan Persita.

“Satu hal terpenting mengapa saya ingin bergabung dengan Persita adalah karena musim lalu saya sudah merasakan sepak bola di Indonesia. Atmosfer di sini sangat luar biasa,” ujar Ramon.

Ia menegaskan ambisinya untuk membawa Persita merangkak naik di klasemen. “Saya datang ke sini untuk membantu klub meraih target dan mencapai posisi terbaik di akhir musim. Saya ingin memberikan yang terbaik ketika mendapat kesempatan bermain,” tambahnya.

Lahir di Burriana, Spanyol, pada 7 April 1995, Ramon Bueno memiliki profil mentereng sebagai produk akademi Villarreal. Memulai karier dari tim junior U-19 hingga tim B, Ramon bahkan sempat menembus skuat utama Villarreal di La Liga meski hanya duduk di bangku cadangan. Di masa mudanya, ia juga merupakan penggawa Timnas Spanyol U-17 dengan catatan empat penampilan.

Sebelum berlabuh di Persita, Ramon sempat membela beberapa klub Spanyol seperti Cordoba, Fuenlabrada, dan Tarazona. Musim lalu, ia menjadi andalan di lini tengah Persija Jakarta di bawah asuhan Carlos Pena, dengan mencatatkan 28 penampilan dan satu assist.

Kehadiran Ramon diharapkan mampu memberikan stabilitas transisi permainan Persita. Di klub barunya ini, Ramon akan mengenakan nomor punggung 20, nomor yang pada musim sebelumnya dikenakan oleh gelandang kreatif asal Brasil, Eber Bessa.

Meskipun baru bergabung dalam hitungan hari, Ramon merasa proses adaptasinya berjalan lancar. “Tangerang adalah tempat yang nyaman. Saya berharap bisa segera menjalin komunikasi yang baik dengan rekan setim dan tim pelatih untuk segera memberikan kontribusi maksimal,” pungkasnya.