KOTA TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menunjukkan performa positif selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Selama masa posko yang berlangsung dari 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara tersibuk di Indonesia ini melayani total 3,52 juta penumpang.

Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 1,3 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pergerakan pesawat tercatat mencapai 23,3 ribu penerbangan atau meningkat 1,6 persen secara tahunan (year-on-year), mencerminkan kelancaran operasional di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Manajemen Bandara Soekarno-Hatta juga mencatat tingkat utilisasi slot penerbangan yang cukup tinggi. Secara harian, pemanfaatan slot mencapai 93,7 persen, sementara secara kumulatif berada di angka 89,9 persen.

Adapun realisasi penerbangan tambahan (extra flight) selama periode Nataru tercatat sebanyak 772 penerbangan atau sekitar 73,1 persen dari total rencana yang diajukan maskapai.

Tak hanya pada periode libur akhir tahun, kinerja positif juga tercermin sepanjang tahun 2025. Total pergerakan penumpang selama 2025 mencapai 54,95 juta orang, meningkat tipis 0,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 54,80 juta penumpang.

Tren ini menunjukkan pemulihan trafik yang konsisten serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.

“Kami bersyukur bahwa selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat berjalan dengan aman, terkendali, dan lancar di tengah tingginya mobilitas penumpang,”Ungkapnya.

Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait, mulai dari regulator, maskapai penerbangan, operator ground handling, hingga seluruh insan bandara yang berperan aktif menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa selama periode Nataru.

Pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga terhadap layanan bandara,” ujar Heru Karyadi.

Ke depan, Bandara Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keandalan operasional guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, baik nasional maupun internasional, sebagai gerbang utama penerbangan Indonesia.