Demo di DPR/MPR Ricuh, Polisi Gunakan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polisi berusaha memukul mundur pendemo dengan menyemprotkan water canon di depan gedung DPR/MPR. (YouTube/ber)

WARTAXPRESS.com Aksi demonstrasi yang digelar di depan gedung DPR/MPR pada Senin siang berujung ricuh. Massa pendemo mencoba menembus pagar pengamanan, sehingga aparat kepolisian terpaksa menggunakan water cannon untuk membubarkan kerumunan. Beberapa kendaraan taktis juga dikerahkan untuk menghalau massa dari jalur utama.

Kericuhan menyebabkan kerusakan di sejumlah fasilitas publik. Beton pembatas jalur Transjakarta rusak, dan puing-puing batu berserakan di sepanjang jalan. Polisi pun menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Aparat kepolisian terus memberikan imbauan kepada pendemo agar tetap tertib dan menjauhi aksi anarkis. Meski begitu, kondisi di sekitar gedung DPR/MPR sempat padat dengan massa dan kendaraan yang terjebak macet akibat bentrokan tersebut.

Sebanyak 1.250 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk menjaga keamanan selama demo berlangsung. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah kerusakan fasilitas publik yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup