KAB,TANGERANG, WARTAXPRESS.com Warga Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, digegerkan oleh penemuan jasad seorang lansia berinisial LHN (75) pada Sabtu (10/01/26).

Korban ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di halaman rumahnya, tidak jauh dari pintu masuk.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, kondisi korban cukup memprihatinkan dengan sejumlah luka lebam di bagian wajah dan luka pada tangan kiri. Percikan darah di sekitar tubuh korban memperkuat dugaan bahwa LHN merupakan korban penganiayaan berat yang berujung pada kematian.

Pihak kepolisian dari Polsek Sepatan dan Polres Metro Tangerang Kota segera tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam proses tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

“Di sekitar tubuh korban ditemukan kayu balok dan potongan batu herbel yang diduga menjadi alat untuk menganiaya korban,” ujar Kapolsek Sepatan, AKP Fahyani, saat memberikan keterangan di kantornya.

Guna mempercepat proses pengejaran pelaku, kepolisian juga mengerahkan unit anjing pelacak (K-9). Anjing pelacak tersebut digunakan untuk menyisir area sekitar rumah korban guna mencari jejak pelarian terduga pelaku serta mencari barang bukti tambahan yang mungkin tercecer.

Kapolsek Sepatan, AKP Fahyani, mengonfirmasi bahwa jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk keperluan autopsi. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Benar, tadi siang ditemukan mayat berinisial LHN, perempuan umur 75 tahun. Diduga akibat penganiayaan berat. Untuk saksi-saksi dan barang bukti sudah kita amankan di Polsek Sepatan. Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKP Fahyani.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik dugaan pembunuhan ini masih didalami. Namun, muncul dugaan awal bahwa pelaku merupakan orang dekat atau anggota keluarga korban. Hal ini didasari pada temuan sementara bahwa tidak ada harta benda milik korban yang hilang di lokasi kejadian.

Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polsek Sepatan bersama Polres Metro Tangerang Kota guna mengungkap tabir di balik kematian tragis sang nenek.