Momentum Kemerdekaan, Benyamin : Perlu Optimalisasi Potensi Daerah Memperkuat kedaulatan dan kemandirian
TANGSEL, WARTAXPRESS.COM – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan, bahwa momentum semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kemampuan daerah dalam memaksimalkan sumber daya yang tersedia.
Untuk itu, menurut Benyamin, diperlukan optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan dan kemandirian Kota Tangerang Selatan.
“Pemerintah kota mencoba untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Benyamin usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tangerang Selatan di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala (Yonkav 9/SDK), Senin (17/8/2026).
Benyamin mengatakan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan yang mampu mendorong masyarakat dan pemerintah daerah untuk semakin berdaulat di berbagai bidang.
Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan aspek pemerintahan, tetapi juga harus diwujudkan dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, hingga kesehatan.
“Berdaulat dalam bidang ekonomi, dalam bidang budaya, dalam bidang pendidikan, dalam bidang kesehatan, kita harus berdaulat. Artinya, pemerintah kota bersama masyarakat harus menunjukkan kemampuannya dalam membangun itu,” jelasnya.
Ia menekankan, kedaulatan tersebut dapat dimulai dari kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kota Tangerang Selatan
“Kita maksimalkan yang ada. Ini yang ingin kita dorong terus kepada masyarakat,” katanya.
Benyamin menjelaskan, optimalisasi potensi daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah bersama masyarakat perlu terus mengembangkan dan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia.
Selain kedaulatan, Benyamin juga menyoroti pentingnya prinsip keadilan dalam pembangunan. Menurutnya, keadilan tidak dapat dimaknai sebatas memberikan sesuatu dalam jumlah yang sama kepada setiap orang, tetapi harus diberikan sesuai dengan proporsi dan kebutuhan masing-masing.
“Keadilan itu bukan berarti harus sama rata. Adil itu sesuai dengan proporsinya. Ada hukum-hukum yang mengatur masalah ini,” kata dia.
Benyamin mengatakan, upaya mewujudkan kemakmuran masyarakat juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri sehingga membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi dorongan bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Tangerang Selatan yang semakin mandiri, berdaya, dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi daerah. (Red)

Tinggalkan Balasan