TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Bakat seni yang tersembunyi di balik tumpukan barang bekas akhirnya menemukan jalan terang. Agista Saputri, seorang anak pemulung asal Ciledug, Kota Tangerang, mendadak viral di media sosial karena kepiawaiannya melukis meski hidup dalam keterbatasan.

Kisah inspiratif Agista menarik perhatian Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari melalui jajaran Polsek Ciledug, pihak kepolisian bergerak cepat memberikan dukungan nyata bagi bocah berbakat tersebut.

Jajaran Polsek Ciledug menyambangi kediaman sederhana Agista di Kampung Parung Serab, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Selatan, Selasa (24/02/26). Di rumah tersebut, Agista biasanya menghabiskan waktu dengan pensil dan kertas seadanya setelah seharian membantu orang tuanya memulung.

Kapolsek Ciledug, Kompol Susida Aswita hadir langsung menyerahkan bantuan berupa paket sembako, peralatan lukis lengkap, tali asih untuk kebutuhan sekolah hingga momen hangat buka puasa bersama keluarga Agista.

Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, melampaui tugas menjaga keamanan semata.

“Kami tergerak melihat semangat Agista. Di tengah kondisi yang sulit, dia tetap punya mimpi dan terus menggambar. Ini yang harus kita dukung bersama. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menumbuhkan harapan,” ujar Kombespol Jauhari.

Ia berharap bantuan peralatan gambar dan biaya pendidikan tersebut dapat memacu Agista untuk kembali ke bangku sekolah dan terus mengasah bakat seninya tanpa terbeban kondisi ekonomi.

Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan tersebut. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas apresiasi yang diberikan Polres Metro Tangerang Kota.

Bagi Agista, goresan pensil di atas kertas bukan sekadar hobi, melainkan bahasa harapan. Kini, dengan peralatan yang lebih layak, langkahnya mengejar cita-cita sebagai pelukis profesional terasa selangkah lebih dekat.