TANGERANG KABUPATEN, WARTAXPRESS.com  Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (22/01/26) kemaren. Fenomena puting beliung tersebut mengakibatkan sedikitnya 103 rumah warga di Perumahan Taman Adiyasa mengalami kerusakan, mulai dari tingkat ringan hingga berat.

Kencangnya hempasan angin membuat atap-atap rumah warga terbang berserakan. Tidak hanya bangunan permanen, sejumlah warung semi-permanen milik warga di sekitar lokasi bahkan rata dengan tanah akibat terjangan angin yang datang secara tiba-tiba tersebut.

Salah satu warga terdampak, Mumu, menuturkan detik-detik mencekam saat peristiwa itu terjadi. Ia menyebutkan bahwa atap rumahnya terangkat dan hancur seketika saat angin kencang menyapu pemukiman di tengah guyuran hujan deras.

“Atap rumah langsung diterjang angin dan berserakan. Beruntung saat kejadian, semua penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri,” ujar Mumu saat ditemui di lokasi kejadian pada Jumat (23/01/26).

Berdasarkan pantauan dilapangan, terlihat jelas kerusakan masif di area perumahan dan lapak-lapak pedagang yang porak-poranda sesaat setelah angin puting beliung melintas.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau langsung lokasi bencana untuk memastikan kondisi warganya. Dalam kunjungannya, Bupati mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak.

“Kami hadir di lokasi untuk memastikan penanganan berjalan cepat. Tercatat ada sekitar 103 rumah warga yang rusak, dengan kategori rusak ringan, sedang, hingga berat. Pemerintah akan membantu perbaikan rumah-rumah tersebut,” tegas Moch. Maesyal Rasyid.

Selain fokus pada perbaikan bangunan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiagakan layanan kesehatan di lokasi kejadian guna mengantisipasi adanya warga yang mengalami luka atau gangguan kesehatan pascabencana.

Bantuan logistik berupa bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya juga mulai disalurkan bagi para korban terdampak guna meringankan beban masyarakat yang kini tengah berupaya membersihkan puing-puing bangunan mereka.