Akses Kolong Flyover Cibodas dan Kawasan Industri Kali Sabi Lumpuh Terendam Banjir
TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Kamis dini hari mengakibatkan aliran Kali Sabi meluap dan merendam akses jalan di bawah (kolong) Flyover Cibodas hingga ke kawasan industri Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Kamis (22/01/26).
Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air mencapai 70 hingga 100 sentimeter. Kondisi ini mulai terjadi sejak Kamis pagi dan belum menunjukkan tanda-tanda surut yang signifikan hingga Kamis sore. Akibatnya, aktivitas ekonomi di kawasan tersebut lumpuh total.
Dampak paling dirasakan adalah terganggunya aktivitas pengambilan dan pengiriman barang. Kawasan Industri Kali Sabi yang menjadi pusat pergudangan terendam cukup parah, dengan ketinggian air di titik tertentu bahkan dilaporkan melebihi satu meter.
Kondisi ini memaksa puluhan truk ekspedisi terpaksa parkir di bahu jalan dan tertahan karena tidak berani menerjang genangan air. Rifki, salah seorang sopir truk ekspedisi, mengaku telah terjebak sejak pukul 13.00 WIB.
“Saya membawa barang dari Tanjung Priok untuk dikirim ke salah satu perusahaan di sini. Tapi sejak jam satu siang tertahan, airnya tinggi, di bagian depan saja sudah se-paha, kalau makin ke dalam makin parah,” ujar Rifki.
Ia memilih bertahan sembari menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak kantor dan berharap banjir segera surut.
Meski jalur bawah Flyover Cibodas tidak dapat dilalui kendaraan kecil maupun truk, Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan, memastikan arus lalu lintas secara umum masih terkendali.
“Untuk di kolong Flyover Cibodas, kendaraan dialihkan untuk melintasi jalur atas atau jalan layang. Sejauh ini tidak ada kepadatan atau kemacetan yang berarti di titik tersebut,” jelas AKBP Nopta.
Selain wilayah Cibodas, pihak kepolisian juga memantau titik banjir di Jalan Husein Sastranegara, Kecamatan Benda. Di lokasi tersebut, banjir setinggi 5 hingga 10 sentimeter sempat muncul akibat tanggul dan gorong-gorong yang tidak mampu menahan debit air.
“Di wilayah Benda, kami memprioritaskan kelancaran di Exit Tol Rawabokor. Kami mengatur pola waktu keluar-masuk kendaraan dari pergudangan agar kendaraan menuju Jalan Raya Perancis tetap lancar,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih merendam kawasan industri dan akses jalan utama di Cibodas. Para pelaku industri dan sopir logistik berharap Pemerintah Kota Tangerang segera melakukan penanganan pada drainase Kali Sabi agar aktivitas distribusi barang dapat kembali normal.

Tinggalkan Balasan