TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Rasa kecewa menyelimuti warga RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang lantaran rencana kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni, yang dijadwalkan hadir pada Sabtu (24/01/26), mendadak batal tanpa alasan yang jelas.

Ketua RW 08, Hery, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal untuk menyambut kedatangan nomor satu di Banten. Menurutnya, informasi awal menyebutkan rombongan akan tiba sekitar pukul 09.00 WIB, namun hingga siang hari tidak ada kepastian yang diterima oleh pihak pengurus lingkungan.

“Jelas kami kecewa. Di sini (dukungan) mutlak, terus terang saja. Kami sudah menunggu, warga sudah siap, tapi sampai sekarang tidak ada info lebih lanjut, katanya tidak jadi,” ujar Hery dengan nada kesal saat ditemui di lokasi.

Hery menjelaskan bahwa sedianya momen kunjungan tersebut akan dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi krusial terkait masalah tahunan di wilayah mereka, yakni banjir.

Warga merasa pembangunan di tingkat provinsi selama ini kurang serius dalam menangani dampak lingkungan di wilayah Periuk.

Ada tiga poin utama yang ingin disampaikan warga RW 08 secara langsung kepada Andra Soni yakni pengerukan Danau Situ Bulakan dimana warga meminta normalisasi danau untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

Kemudian perbaikan Drainase meliputi sistem pembuangan air yang buruk dianggap sebagai pemicu utama genangan di pemukiman, terakhir perbaikan Akses Jalan karena banyak infrastruktur jalan yang rusak akibat sering terendam air.

“Saya sebenarnya tidak mau minta yang muluk-muluk. Intinya cuma satu, kami sudah bosan dengan banjir yang terus berulang. Kami ingin komitmen nyata, bukan sekadar bahasa bahwa ini kewenangan provinsi atau kota,” tegas Hery.

Hery menambahkan bahwa dukungan warga di wilayahnya semula sangat solid, terutama setelah adanya koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. Namun, pembatalan sepihak ini diakuinya cukup mencederai antusiasme warga yang telah menanti sejak pagi.