Polsek Sepatan Gagalkan Pengiriman Sabu 9,51 Gram via Ojek Online ke Jakarta Utara
KAB, TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Polsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat 9,51 gram yang dikirim melalui jasa aplikasi ojek online. Paket tersebut rencananya akan dikirim ke wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Pelaku berinisial GS ditangkap di rumahnya yang berada di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Selasa malam. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.
Kapolsek Sepatan AKP Fahyani menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan seorang pengemudi ojek online yang menerima order pengiriman paket dari wilayah Rajeg menuju Penjaringan. Merasa curiga dengan isi paket, pengemudi tersebut kemudian melapor ke Polsek Sepatan, kabupaten Tangerang.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan, ternyata paket tersebut berisi narkotika jenis sabu. Paket pertama seberat 5,45 gram dan paket kedua 4,06 gram, sehingga total keseluruhan 9,51 gram,” ujar AKP Fahyani, Rabu (21/1/2026).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui sabu tersebut disamarkan seolah-olah sebagai kiriman telepon genggam. Untuk mengelabui kurir, pelaku menambahkan batu bata sebagai pemberat agar berat paket menyerupai barang elektronik.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap GS di rumahnya. Saat penggeledahan di dalam kamar pelaku, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika lainnya. GS mengakui bahwa sabu tersebut miliknya dan akan dikirim ke Jakarta Utara menggunakan jasa ojek online.
“Menurut pengakuan pelaku, sabu tersebut dibeli seharga Rp10 juta dan rencananya akan dijual kembali seharga Rp12 juta, dengan keuntungan sekitar Rp2 juta,”ungkapnya.
Atas perbuatannya, GS dijerat Pasal 609 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, karena termasuk kategori pengedar narkotika dengan barang bukti di atas 5 gram.
AKP Fahyani juga mengimbau para pengemudi ojek online agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian jika menerima order pengiriman paket yang mencurigakan.
“Kami mengapresiasi keberanian rekan ojek online yang telah melapor. Jika menemukan hal serupa, segera berkoordinasi dengan kepolisian setempat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan