TANGKOT, WARTAXPRESS.com – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat upaya mitigasi banjir dengan mempercepat pembangunan kolam retensi di Kelurahan Porisgaga Baru, Kecamatan Batuceper.

Proyek ini diprioritaskan sebagai langkah strategis untuk mengurangi potensi genangan air di kawasan permukiman padat penduduk.

Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli, mengatakan kolam retensi tersebut dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi, khususnya di wilayah RT 01 RW 04 Porisgaga Baru.

“Pembangunan kolam retensi ini kami pantau secara berkala. Proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Tangerang ini diharapkan mampu menjadi penyangga utama saat curah hujan tinggi, terutama menjelang puncak musim hujan,” ujar Ghufron, dikutip Selasa (2/12/25).

Ia menjelaskan, pembangunan kolam retensi tersebut juga diselaraskan dengan pembangunan turap guna memperkuat sistem pengendalian aliran air di wilayah Batuceper.

Turap dibangun di sepanjang saluran air yang menghubungkan irigasi Sipon hingga saluran di Jalan Benteng Betawi Batuceper menuju Tanah Tinggi.

Menurut Ghufron, integrasi kolam retensi dan turap ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran air serta meminimalisasi limpasan air ke permukiman warga.

“Pemkot Tangerang berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir,” jelasnya.

Pemkot Tangerang pun menargetkan seluruh rangkaian pembangunan kolam retensi dan turap di Porisgaga Baru dapat rampung dalam waktu dekat sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pengendalian banjir kota.