WARTAXPRESS.com Karena tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung akhirnya turun tangan memperbaiki jalan rusak yang kerap memicu kecelakaan.

Perbaikan sepanjang 500 meter jalan penghubung Pringsewu–Lampung Tengah dilakukan secara swadaya.

Warga menambal lubang dengan semen dan pasir, meratakan jalan bergelombang, serta menggalang dana dari iuran masyarakat dan sumbangan sukarela pengendara yang melintas.

“Pengendara motor paling sering celaka. Kami terpaksa gotong royong sendiri karena sudah lelah menunggu janji perbaikan dari pemerintah,” ujar Heri Budiman (39), salah satu warga, dikutip dari Beritasatu, Sabtu 6 September 2025.

Aksi ini tak hanya bentuk kepedulian, tapi juga protes keras terhadap Pemprov Lampung. Menurut warga, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya tambal sulam dan cepat rusak.

“Baru diperbaiki, sebentar sudah hancur lagi. Kualitasnya jelek,” kata Imam Setiawan (42).

Warga juga menyoroti dinas terkait yang kerap datang hanya untuk meninjau tanpa tindak lanjut.

Mereka mendesak perbaikan menyeluruh dengan material berkualitas agar jalan tidak sekadar aman, tapi juga menopang kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.