Bocah 2 Tahun di Ciledug Terkunci 5 Jam di Kamar Usai Ditinggal Ibunya Olahraga

F-H F-H
BPBD Kota Tangerang Evakuasi Anak 2 Tahun Terjebak Dalam Kamar Selama 5 Jam di Ciledug.

WARTAXPRESS.com- Seorang bocah berusia dua tahun terjebak seorang diri di dalam kamar rumahnya di Jalan Gang Mi’in, RT 01, RW 11, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengevakuasi anak tersebut setelah sekitar lima jam terkunci di dalam kamar.

Petugas dari UPT Pemadam Kebakaran Ciledug, BPBD Kota Tangerang, menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB, Senin 26 Oktober 2026.

Ibu korban, Aida, mengatakan kejadian bermula saat dirinya pulang berolahraga sekitar pukul 09.30 WIB.

Setibanya di rumah, ia mendapati anaknya sudah berada di dalam kamar dengan kondisi pintu terkunci.

Aida sempat berusaha membuka pintu sendiri, namun upaya tersebut tidak berhasil karena material kayu pintu cukup keras.

“Kami meminta bantuan petugas damkar karena tidak mampu membuka pintu, apalagi material kayu pintu cukup keras,” ujar Aida.

Ia menduga pintu kamar terkunci dari dalam karena anaknya sedang gemar bermain kunci. Anak tersebut diduga memainkan kunci yang masih tercantol di gagang pintu hingga akhirnya pintu terkunci.

“Belakangan memang senang bermain kunci dan tidak sengaja memainkan kunci yang tercantol di gagang pintu, hingga akhirnya terkunci dari dalam,” jelasnya.

Selama menunggu proses evakuasi, Aida berusaha menenangkan dan menghibur anaknya dari balik jendela kamar yang dilengkapi teralis besi.

Komandan Regu 3 UPT Damkar Ciledug Syuhada mengatakan, petugas harus membongkar pintu secara paksa menggunakan sejumlah peralatan.

“Setelah menerima laporan pukul 15.00 WIB, kami menerjunkan lima personel untuk proses evakuasi. Dibutuhkan alat berupa linggis, palu, dan obeng untuk membuka pintu kamar secara paksa,” terang Syuhada.

Proses pembongkaran pintu hingga evakuasi korban berlangsung sekitar 15 menit.

Hamzah kemudian berhasil dikeluarkan dari kamar dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berlangsung cepat sekitar 15 menit dan sang anak dapat dievakuasi dengan selamat,” pungkas Syuhada.

BPBD Kota Tangerang mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat berada di rumah.

Orang tua juga diminta menjauhkan anak dari benda-benda yang berpotensi membahayakan untuk mencegah kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup