Pernah Jadi Kapolsek Jatiuwung, Adex Yudiswan Kini Naik Pangkat Jadi Irjen dan Wakapolda Metro Jaya
WARTAXPRESS.com — Nama Adex Yudiswan bukan sosok asing dalam perjalanan kepolisian di wilayah Tangerang. Perwira tinggi Polri yang kini menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) tersebut pernah menjabat sebagai Kapolsek Jatiuwung, Kota Tangerang, pada 2005.
Kini, kariernya berlanjut ke posisi strategis sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya.
Adex Yudiswan mendapat promosi menjadi jenderal bintang dua setelah dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wakapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang mendapat penugasan sebagai Kapolda Jawa Timur.
Mutasi tersebut, berdasarkan informasi yang disampaikan, tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Promosi ini sekaligus membawa Adex kembali ke lingkungan Polda Metro Jaya, tempat ia pernah menjalankan sejumlah tugas penting pada awal perjalanan kariernya.
Perjalanan karier Adex Yudiswan di wilayah Tangerang dimulai saat ia menjabat Kapolsek Jatiuwung pada 2005. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota.
Pengalaman di bidang reserse berlanjut ketika Adex menjabat Kasatnarkoba Polrestro Jakarta Barat pada 2007 dan Kasatreskrim Polrestro Jakarta Utara pada 2009.
Pada 2010, ia mengemban tugas sebagai Kanit III/Bangtah Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Setelah itu, ia menjadi perwira menengah Polda Metro Jaya pada 2011, Kapolsektro Kebayoran Baru pada 2012, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 2013, serta Kapolsektro Penjaringan pada 2014.
Kariernya kemudian berlanjut di sejumlah daerah dan satuan kerja Mabes Polri.
Nama Adex juga tercatat dalam operasi pencarian pesawat Aviastar yang jatuh di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada 2015.
Saat itu, Adex yang masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjabat Kapolres Luwu sekaligus memimpin Tim 30 dalam pencarian pesawat tersebut.
Bersama timnya, ia terlibat dalam upaya menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Buntu Bajaja, Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian perjalanan tugas Adex sebelum menduduki berbagai jabatan di tingkat kewilayahan maupun pusat.
Pada 2016, Adex dipercaya menjadi Kapolres Gresik, Jawa Timur. Setahun berikutnya, ia menjabat Wakapolres Metro Jakarta Barat.
Pada 2018, ia diangkat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah. Kemudian, pada 2019, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Pada 2020, Adex ditugaskan sebagai Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.
Kariernya berlanjut ke bidang perencanaan strategis Polri. Pada 2021, ia menjabat Kabagpinludagri Rojakstra Srena Polri, kemudian dipercaya menjadi Karojakstra Stamarena Polri pada 2024.
Memasuki 2026, Adex kembali bertugas di bidang penegakan hukum dengan menjabat Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri. Tak berselang lama, ia mendapat promosi sebagai Wakapolda Metro Jaya dengan pangkat Irjen Pol.
Lulusan Akpol 1996
Adex Yudiswan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996. Ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2004, Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) pada 2011, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2020.
Dengan pengalaman bertugas di wilayah Tangerang, Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah, Adex kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Bagi wilayah Tangerang, pengangkatannya memiliki catatan tersendiri. Sebelum mencapai pangkat jenderal bintang dua, Adex pernah bertugas langsung sebagai Kapolsek Jatiuwung dan Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota.
Perjalanan tersebut menandai panjangnya pengabdian Adex Yudiswan di berbagai bidang penugasan kepolisian, hingga kini dipercaya menduduki posisi Wakapolda Metro Jaya.

Tinggalkan Balasan