Bakal Dibangun Trotoar, 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Dipindahkan ke Pasar Anyar

F-H F-H
Spanduk pengumuman pembuatan trotoar di Jalan Kiasnawi, Kota Tangerang.

WARTAXPRESS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menyiapkan relokasi lebih dari 200 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Kiasnawi menuju area Pasar Anyar.

Hal ini dilakukan untuk mendukung penataan akses dari Stasiun Tangerang menuju kawasan perdagangan tersebut, termasuk pembangunan trotoar sepanjang 280 meter.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Teguh Supriyanto mengatakan, pemerintah telah menggelar pertemuan dengan sejumlah perwakilan koordinator PKL sebelum proses pemindahan dilakukan.

Lokasi penampungan juga telah disiapkan bersama Perumda Pasar Kota Tangerang di dalam area Pasar Anyar.

“Nanti PKL yang ada di sekitar Stasiun Tangerang sampai depan Masjid Agung Al-Ittihad akan didorong ke sana, tempatnya lebih bagus untuk bisa semakin berkembang ke depannya,” kata Teguh di Tangerang, Minggu, 11 Oktober 2026, dikutip dari Antara Banten.

Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto menjelaskan, relokasi tersebut menjadi bagian dari rencana penataan Jalan Kiasnawi.

Tahap awal pekerjaan akan mencakup pembangunan trotoar sepanjang 280 meter di sekitar Stasiun Tangerang.

Menurut Riswan, lebih dari 200 PKL di kawasan tersebut akan dipindahkan secara bertahap. Pemerintah juga akan memfasilitasi area perdagangan baru agar pedagang dapat melanjutkan aktivitas usahanya.

“Kami sudah sampaikan dan catat keinginan semua PKL,” ujarnya.

Sahari, salah satu koordinator PKL di kawasan Pasar Anyar dan Jalan Kiasnawi, menyatakan pihaknya siap direlokasi asalkan kegiatan perdagangan apabila tempat dan akses bagi pedagang telah tersedia dengan baik.

“Kalau tempat dan aksesnya sudah ada, pedagang pasti bersedia direlokasi secara bertahap untuk mendukung penataan kawasan Kiasnawi menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan ramah untuk dikunjungi,” katanya.

Penataan Jalan Kiasnawi dirancang untuk memperkuat konektivitas antara Stasiun Tangerang dan kawasan niaga Pasar Anyar.

Program ini merupakan kerja sama Pemkot Tangerang dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan, penataan tersebut meliputi pengaturan arus lalu lintas, penyediaan area khusus untuk menurunkan penumpang atau drop-off, serta penataan PKL.

“Kami sudah menyiapkan rencana penataannya seperti mengatur alur lalu lintasnya sampai menyiapkan kawasan khusus untuk drop-off penumpang, jadi tidak ada lagi istilahnya parkir sembarangan termasuk menata para PKL di sana,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup