Usung “Satu Jalur Seribu Rasa”, Festival Kuliner Serpong Hadirkan Kelezatan Rempah Otentik Pulau Sumatra
KABUPATEN TANGERANG, WARTAXPRESS.com Bagi Anda pencinta kuliner khas Sumatra atau rindu akan cita rasa makanan kampung halaman, kini tak perlu repot menyeberang pulau.
Festival Kuliner Serpong (FKS) kembali hadir di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan menyajikan 90 varian makanan dan minuman otentik khas Pulau Sumatra.
Mengusung tema “Satu Jalur Seribu Rasa”, gelaran FKS tahun ini secara khusus menyoroti kekayaan kuliner dari Aceh, Medan, Palembang, Padang, hingga Lampung.
Tak tanggung-tanggung, demi menjaga keaslian rasa, sebanyak 57 tenan atau sekitar 65 persen di antaranya didatangkan langsung dari daerah asalnya. Suasana area festival pun dipercantik dengan aneka kain hias dan miniatur bangunan landmark khas Sumatra.
Sejumlah sajian legendaris turut meramaikan festival ini. Mulai dari Mie Aceh Seulawah, Sate Padang, Soto, Kue Lamang, Martabak Kubang, hingga Teh Talua. Beralih ke Sumatra Selatan, pengunjung dapat menikmati Pempeks Beringin khas Palembang. Sementara dari Sumatra Utara, hadir Mie Keriting Siantar Alai dan durian otentik, disusul Bakso Son Haji Soni serta Mie Koga dari Lampung.
Daya tarik suguhan khas yang kaya akan perpaduan rempah etnik Melayu, Tiongkok, dan India ini pun menyedot perhatian para pengunjung.
“Sebenernya ke sini pengen lihat kuliner Sumatra ya, terutama Padang. Pengen ngerasain aslinya buatan orang Padang itu gimana. Ini baru nyobain Martabak Kubang otentik dari Payakumbuh dan mau nyobain Sate Padang juga. Harganya masih masuk di kantong dan rasanya oke,” ujar Kalisa, salah satu pengunjung FKS.
Senada dengan Kalisa, pengunjung lainnya, Sherly, mengaku penasaran dengan jajaran kuliner viral yang diboyong ke festival tersebut.
“Yang pasti nyari Sate Padang karena penasaran aja. Terus ada Martabak Kubang, pengen nyobain gimana khas Sumatra dibawa ke sini. Selain itu mau nyari Bakso Son khas Lampung yang sempat viral juga,” ungkap Sherly.
Alesa Sandria selaku pihak Penyelenggara Festival Kuliner Serpong menjelaskan alasan utama di balik pemilihan tema Sumatra untuk tahun ini. Menurutnya, FKS ingin menjadi wadah penyambung rindu sekaligus menjembatani masyarakat yang ingin mengeksplorasi ragam cita rasa Nusantara.
“Kita mau mengangkat kuliner otentik dari lintas Sumatra, mulai dari Lampung, Palembang, Aceh, dan daerah lainnya. Kenapa kuliner Nusantara? Karena kita tahu kekayaan kuliner Indonesia sangat banyak dengan cita rasa rempahnya. Jadi masyarakat yang belum sempat terbang ke sana tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke satu momen FKS ini,” jelas Alesa.
Selain memanjakan lidah, para pengunjung FKS juga disuguhkan dengan berbagai hiburan pendukung seperti tarian tradisional, parade budaya komunitas, hingga panggung musik yang dimeriahkan deretan artis ternama seperti Geisha, Vierratale, Ovhy Firsti, Adrian Khalif, Rany Simbolon, hingga Barasuara.
Festival Kuliner Serpong ini berlangsung selama satu bulan penuh hingga 13 September 2026, dengan jam operasional mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB dan pada akhir pekan dimulai jam 11.00 WIB.

Tinggalkan Balasan