Dodol Nyonya Lauw 55 Jadi Oleh-oleh Khas Tangerang, Diolah Tradisional Sejak Tiga Generasi
WARTAXPRESS.com- Di tengah menjamurnya produk kuliner modern, Dodol dan Kue Keranjang Nyonya Lauw 55 tetap mempertahankan cara produksi tradisional yang diwariskan turun-temurun.
Usaha keluarga yang kini dikelola generasi ketiga tersebut bahkan telah ditetapkan sebagai salah satu oleh-oleh khas Kota Tangerang.
Usaha yang saat ini dijalankan Reni bersama suaminya merupakan kelanjutan dari bisnis keluarga yang dirintis oleh sang kakek, kemudian diteruskan ibu mertuanya sebelum akhirnya dikelola olehnya.
Reni mengatakan, hingga saat ini pihaknya tetap mempertahankan proses pembuatan secara manual meski banyak produsen mulai beralih menggunakan mesin.
“Menggunakan resep asli tanpa bahan pengawet dan dimasak manual dengan kayu bakar adalah kunci kami untuk menjaga kualitas dan rasa autentik yang sudah dipercaya konsumen sejak generasi pertama,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dodol diproduksi menggunakan bahan baku pilihan tanpa tambahan bahan pengawet.
Seluruh proses memasak dilakukan dengan kayu bakar dan diaduk secara manual selama sekitar enam jam agar cita rasanya tetap terjaga.
“Kami mempertahankan cara asli dengan kayu bakar dan bahan pilihan agar rasa tetap terjaga. Kata pelanggan, teksturnya legit, manisnya pas dan ada aroma harum kelapa yang khas,” ujarnya.
Dalam sehari, Dodol Nyonya Lauw 55 mampu memproduksi sekitar 50 hingga 70 kilogram dodol.
Produk tersebut tersedia dalam delapan varian rasa, dengan rasa original dan wijen menjadi dua varian yang paling banyak diminati.
Reni menyebut harga dodol dibanderol mulai Rp60 ribu hingga Rp120 ribu, tergantung varian yang dipilih.
Berkat penggunaan bahan alami, dodol dapat bertahan hingga tiga pekan pada suhu ruang dan lebih lama jika disimpan di dalam freezer.
“Harga dodol kami bervariasi mulai dari Rp60 ribu hingga Rp120 ribu tergantung rasa. Karena berbahan alami, dodol ini tahan tiga minggu di suhu ruang dan bisa lebih lama jika disimpan di freezer,” paparnya.
Selain dodol, Nyonya Lauw 55 juga memproduksi kue keranjang yang biasanya dibuat menjelang perayaan besar seperti Imlek dan Idulfitri.
Produk tersebut dapat dibeli langsung di toko yang berlokasi di Jalan Gang SPG Nomor 55, RT 001 RW 002, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Pemesanan juga melayani secara daring melalui WhatsApp di 0816-1869-828, Tokopedia, serta GoFood untuk pengiriman hingga luar pulau.

Tinggalkan Balasan