TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Perum Bulog Kantor Cabang Tangerang memastikan ketahanan stok beras untuk wilayah Tangerang Raya dalam kondisi aman. Saat ini, tersedia sebanyak 52.600 ton beras yang tersimpan di dua gudang utama, yakni Gudang Cikande (Kabupaten Serang) dan Gudang Sangiang (Kota Tangerang).

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kantor Cabang Tangerang, Irfan Fauzi, mengatakan jumlah tersebut diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang hingga empat bulan ke depan.

Estimasi ketahanan stok ini dihitung berdasarkan alokasi rutin untuk program Bantuan Pangan dan penyaluran Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

“Stok kami saat ini tersebar di gudang Cikande dan Sangiang. Berdasarkan perhitungan kebutuhan bantuan pangan bagi 530.338 jiwa penerima manfaat dan kebutuhan SPHP, ketahanan stok kita aman untuk sekitar empat bulan ke depan,” ujar Irfan saat ditemui, Selasa (07/04/26).

Meski cadangan beras di gudang masih melimpah, Bulog terus melakukan pengadaan secara aktif melalui penyerapan hasil panen petani lokal. Penyerapan difokuskan pada wilayah lumbung padi di Kabupaten Tangerang, seperti Gunung Kaler, Kronjo, dan Mauk.

Hingga saat ini, Bulog mampu menyerap sekitar 500 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hari, atau setara dengan 250 ton beras. Langkah ini dilakukan untuk menjaga harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

“Pengadaan lokal dari Kabupaten Tangerang ini kualitasnya cukup bagus, cenderung pulen, dan sudah sesuai standar pemerintah,” tambah Irfan.

Bulog memastikan beras yang diserap dari petani telah melewati uji kualitas yang ketat sebelum masuk ke gudang. Adapun standar yang ditetapkan meliputi kadar air maksimal 14%, untuk menir maksimal 2% dan broken (butir patah) maksimal 25%.

Selain difokuskan untuk wilayah Tangerang Raya, cadangan beras di Bulog Kantor Cabang Tangerang juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan nasional, khususnya sebagai penyangga pangan di wilayah barat Indonesia jika terjadi kondisi darurat.