Distribusi Air Bersih Terus Berlanjut, Pemkot Tangsel Gerak Cepat Bantu Warga Setu Terdampak Kekeringan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, Rabu 15 Juli 2026.

WARTAXPRESS.com  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus bergerak cepat membantu warga yang terdampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Setu.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, seluruh jajaran pemerintah daerah telah diinstruksikan untuk memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta merespons secara cepat setiap laporan dari masyarakat.

Menurut Benyamin, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama selama musim kemarau. Karena itu, distribusi bantuan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai kondisi di lapangan.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung,” kata Benyamin, Rabu (15/7/2026).

Sementara itu, Camat Setu Erwin Gemala Putra menjelaskan, dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di Kelurahan Keranggan, tepatnya di RW 01 RT 01 dan RW 02 RT 04.

Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) terdampak akibat sumur yang mulai mengering. Rinciannya, 15 KK berada di RW 01 dan 20 KK di RW 02.

“Jumlah kepala keluarga terdampak di dua RW tersebut sebanyak 35 KK. Sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau,” ujar Erwin.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Kecamatan Setu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan berkoordinasi dengan Perumdam guna mendistribusikan pasokan air ke lokasi terdampak.

Pada Senin (13/7/2026, sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan kepada warga di Kelurahan Keranggan.

“Alhamdulillah telah didistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak,” ungkapnya.

Erwin menambahkan, sejak awal musim kemarau warga telah berupaya menghemat penggunaan air sehingga kebutuhan sehari-hari masih dapat dipenuhi. Bahkan, sebagian warga sempat memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan tertentu sebelum bantuan datang.

Setelah distribusi air bersih dilakukan, masyarakat kembali menggunakan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

Kesadaran warga dalam menghemat air juga dinilai semakin meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau.

Ke depan, Pemkot Tangsel memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau masih berlangsung. Selain itu, sejumlah toren penampung air telah disiagakan di titik-titik rawan kekeringan untuk mempercepat penyaluran apabila kebutuhan air bersih meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup