Tragis! Tertekan Dipaksa Nikah Orang Tua, Pria di Tangerang Malah Rampok dan Tusuk Driver Ojol Hingga Tewas

Dok.Istemewa

WARTAXPRESS.comĀ  – Tekanan hidup bisa membuat gelap mata, namun alasan pria berinisial RD alias D (25) ini sungguh di luar nalar.

Hanya karena stres didesak orang tuanya untuk segera menikah, RD nekat merampok dan menusuk seorang pengemudi ojek online (ojol), Agus Tedjo, hingga tewas di Kabupaten Tangerang.

Alih-alih bersanding di pelaminan, pemuda ini kini justru terancam menghabiskan masa mudanya di balik jeruji besi.

Motif Absurd: Bingung Modal Nikah, Niat Bunuh Diri Berubah Jadi Copet

Polisi membeberkan fakta mencengangkan di balik pembunuhan yang terjadi di kawasan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang tersebut. Dalam interogasi, pelaku blak-blakan mengaku bingung mencari uang demi memenuhi tuntutan pernikahan dari keluarganya.

“Motif pelaku, yang bersangkutan mengaku bahwa sedang memiliki tekanan di dalam kehidupannya terkait dipaksa oleh orang tuanya untuk segera menikah,” ujar Kanit IV Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).

Frustrasi akibat desakan tersebut, pelaku awalnya keluar rumah membawa pisau dengan niat awal untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Namun, situasi berubah 180 derajat saat di perjalanan ia melihat korban yang sedang tertidur lelap di dekat sepeda motornya. Niat bunuh diri itu seketika berubah menjadi niat jahat untuk menguasai harta orang lain.

“Pada perjalanan dia melihat ada seseorang yang sedang tertidur, yaitu korban, dan di mana di sebelahnya itu ada motor yang tidak terjaga, yang bersangkutan ini ingin mencuri motor tersebut,” tutur Arief.

Detik-detik Perlawanan Berujung Maut

Secara mengendap-endap, RD mencoba merogoh kantong celana korban yang sedang beristirahat untuk mengambil kunci motor. Sial bagi pelaku, korban terbangun dari tidur lelapnya.

Kritisnya, alih-alih mengurungkan niatnya dan kabur, pelaku justru menyerang korban secara brutal saat korban mencoba memberikan perlawanan untuk mempertahankan haknya. Pisau yang awalnya disiapkan pelaku untuk dirinya sendiri, justru dihujamkan ke tubuh korban.

“Korban ini bangun dan melakukan perlawanan sehingga pelaku menusukkan pisau tersebut ke badan korban,” ucap Arief.

Agus Tedjo ditemukan bersimbah darah pada Minggu (12/3) dini hari di lokasi yang biasa menjadi tempat berkumpul dan istirahat para driver ojol. Meski sempat ditemukan dalam kondisi kritis, nyawa Agus tidak tertolong akibat luka tusuk parah di bagian leher.

Pelarian Berakhir di Kontrakan Jakut

Pelarian RD setelah menghabisi nyawa pahlawan nafkah keluarga tersebut akhirnya kandas. Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengendus keberadaan pelaku.

Ia diringkus tanpa perlawanan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (14/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

“Benar bahwa Tim Gabungan telah mengamankan seorang pria berinisial RD alias D (25),” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti

Kini, RD harus mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya. Polisi telah menetapkan pemuda 25 tahun ini sebagai tersangka.

Penyidik menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Alih-alih mendapatkan restu dan menggelar pesta pernikahan, RD kini dihadapkan pada ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup