Cegah Kebakaran Susulan di TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Siapkan Toren dan Tandon Air
TANGERANG, WARTAXPRESS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal menyiapkan infrastruktur toren dan tandon air di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Langkah mitigasi jangka panjang ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan setelah api di kawasan tersebut berhasil dipadamkan total.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa penyediaan fasilitas penampungan air ini bertujuan untuk mempercepat proses pemadaman jika sewaktu-waktu muncul titik api baru akibat cuaca kemarau. Saat ini, Perumdam Tirta Kerta Rahardja (PDAM) telah melakukan pengecekan di lokasi rencana pembangunan.
“Selain melakukan penyiraman, untuk mencegah terjadinya kebakaran, ke depan kita juga akan membangun tandon air dan toren air,” kata Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal, Selasa (14/7/2026).
baca juga : Sebaran Kusta Baru di Kabupaten Tangerang Tembus 243 Kasus, Teluknaga dan Cisoka Tertinggi
Pada tahap awal, kata Rudi, Pemkab Tangerang menyiapkan dua unit toren berkapasitas 5.000 liter. Selain itu, sejumlah toren berkapasitas 500 liter, 1.000 liter, dan 2.000 liter, serta pompa alkon juga disiagakan di area TPA untuk mempercepat distribusi air.
Meski api telah padam sejak hari ke-11, Rudi menegaskan bahwa proses pendinginan dan pembasahan tetap dilanjutkan dari area bawah hingga puncak tumpukan sampah.
“Langkah ini sesuai dengan instruksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah gunungan sampah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menambahkan bahwa pihaknya juga menerjunkan drone thermal selama musim kemarau.
“Teknologi ini digunakan sebagai sistem deteksi dini untuk memantau potensi titik panas agar kebakaran tidak meluas kembali,” jelasnya. (Der)

Tinggalkan Balasan