TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Rangkaian KA Bandara Soekarno-Hatta mengalami anjlok setelah tertemper truk trailer bermuatan sekoci milik Pertamina di perlintasan sebidang antara Stasiun Poris dan Stasiun Batuceper, Jumat 20 Febuari 2026, pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.07 WIB itu mengakibatkan rangkaian nomor 6 KA Bandara Soetta keluar jalur dan mengalami kerusakan. Muatan sekoci yang diangkut truk terseret hingga sekitar 200 meter dari titik benturan.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Nopta Histaris Suzan mengatakan pihaknya telah mengamankan sopir truk serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk petugas perlintasan dan petugas Stasiun Poris.

“Informasi yang kita dapat dari temuan kita bahwa dari sejak 06.07 telah terjadi kecelakaan ini artinya truk gandeng atau truk trailer tadi nyangkut di rel keretanya, kemudian kesulitan untuk melewati namun disaat yang sama kereta api melintas hingga menabrak bagian tengah muatannya,” ujar Nopta.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena saat peristiwa terjadi belum ada penumpang di dalam rangkaian KA Bandara Soetta yang melaju dari arah Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Alhamdulillah kami sudah lakukan upaya-upaya dengan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kepadatan yang mengarah ke TKP, kemudian kita sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk evakuasi kendaraan dan bagian dari yang mengganggu dari aktivitas kereta api sampai saat ini masih berlangsung,” katanya.

Palang pintu belum tertutup

Berdasarkan keterangan awal dari saksi, sopir, serta rekaman kamera pengawas (CCTV), palang pintu perlintasan disebut belum tertutup saat truk melintas.

“Dari keterangan saksi dan supir ataupun kita lihat dari CCTV artinya palang pintu belum ada upaya penutupan atau masih terbuka lebar dan di CCTV jelas apa yang terjadi sebelum dan sesudahnya,” ucapnya.

Terkait sirine peringatan, Nopta menyebut petugas telah berupaya memberikan peringatan kepada masinis.

“Sirine tadi dari keterangan petugas sudah lakukan upaya memberitahu masinis dan sirine sudah dibunyikan tapi ada upaya ditahan dan kami masih dalami,” katanya.

Saat ini, sopir truk dan sejumlah saksi telah dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Perjalanan Commuter Line terdampak

Dampak dari insiden tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Rawabuaya, Jakarta Barat, untuk sementara waktu.

Proses evakuasi masih berlangsung hingga siang hari. Tahap awal difokuskan pada pemindahan muatan sekoci dari perlintasan guna memudahkan proses pengangkatan rangkaian KA Bandara Soetta yang anjlok.

Petugas gabungan terlihat melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta percepatan evakuasi agar operasional kereta dapat segera kembali normal.