TANGERANG KOTA,.WARTAXPRESS.com – Penanganan banjir di wilayah Perumahan Mutiara Periuk dan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, kini memasuki hari kelima. Kabar baiknya, kondisi genangan air dilaporkan telah mengalami penyurutan yang sangat signifikan.

Kepala UPT Periuk, Kamaludin, menyampaikan bahwa tinggi muka air telah berkurang drastis berkat pengoperasian mesin pompa secara maksimal di lokasi terdampak.

“Memasuki hari kelima penanganan banjir di wilayah Mutiara Periuk dan Periuk Damai, penurunan (debit air) sangat signifikan, sudah mencapai 1,5 meter penurunannya,” ujar Kamaludin saat memberikan keterangan di lokasi, Selasa (27/01/2026).

Sinergi Pompa Air

Keberhasilan penyurutan air ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Kamaludin menjelaskan bahwa saat ini terdapat lima pompa yang terus beroperasi di Mutiara Periuk. Selain itu, bantuan mesin pompa juga datang dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Tidak berhenti di situ, upaya percepatan akan terus dilakukan dengan menambah armada pompa baru.

“Hari ini kita juga akan menurunkan pompa submersible kita, serta dari Kementerian PUPR juga akan turun membantu. Mudah-mudahan dalam satu hari ini dengan penambahan dua pompa tersebut, penyurutan air bisa semakin cepat,” tambahnya.

Kondisi Titik Terendah

Meski telah mengalami penurunan, beberapa titik di wilayah RW 08 masih terendam air dengan ketinggian yang cukup bervariasi. Menurut Kamaludin, wilayah pusat pompa di RW 08 merupakan titik terdalam saat ini.

“Kedalaman sekarang di lokasi terdalam, yakni di RW 08 pusat pompa, diperkirakan masih berkisar antara 1,5 hingga 2 meter,” jelasnya.

Pemerintah Kota Tangerang bersama instansi terkait terus bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh mesin pompa berfungsi optimal agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.