Banjir Masih Tinggi, 286 KK Periuk Damai Bertahan di Pengungsian
TANGERANG KOTA, WARTAXPRESS.com– Sebanyak 286 kepala keluarga (KK) warga Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, masih bertahan di lokasi pengungsian akibat banjir yang belum juga surut. Hingga Jumat malam, ketinggian air dilaporkan masih berada di kisaran 300 hingga 400 sentimeter.
Para warga mengungsi di Masjid Al Jihad setelah rumah mereka terendam banjir parah. Tingginya genangan memaksa warga dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) karena kondisi dinilai tidak memungkinkan untuk bertahan di rumah.
Namun, kondisi di pengungsian masih jauh dari kata layak. Jumlah pengungsi yang cukup banyak membuat warga harus berdesakan dengan fasilitas terbatas. Kebutuhan mendesak berupa alas tidur dan selimut sangat dirasakan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Salah seorang pengungsi, Noviyanti, mengaku banjir datang dengan cepat sehingga ia tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.
“Air naiknya cepat sekali, kami langsung dievakuasi. Banyak barang yang terendam. Bantuan makanan dan logistik dari Pemkot juga masih sangat terbatas,” ujar Noviyanti.
Diketahui, ratusan rumah di RW 08 Perumahan Periuk Damai terendam banjir akibat luapan Kali Sabi dan Situ Bulakan. Banjir diperparah oleh hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir.
Hingga saat ini, warga berharap adanya penambahan bantuan logistik serta percepatan penanganan agar banjir segera surut dan mereka dapat kembali ke rumah masing-masing.

Tinggalkan Balasan