Masjid Agung Banten Lama Terendam Banjir, Aktivitas Ziarah Terganggu
BANTEN, WARTAXPRESS.com – Masjid Agung Banten Lama yang terletak di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan pada Jumat (2/1/2026).
Air menggenangi pelataran masjid hingga sejumlah makam di kawasan bersejarah tersebut dan peristiwa ini viral di media sosial.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 10 hingga 20 sentimeter atau setara semata kaki orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan aktivitas para peziarah yang datang untuk beribadah dan berziarah ke makam para ulama di sekitar Masjid Agung Banten Lama menjadi terganggu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini genangan air masih belum sepenuhnya surut di kawasan Masjid Agung Banten Lama.
“Masih banjir, ketinggian air sekitar semata kaki,” ujar Diat. Dikutip dari media Nasional.
Ia menjelaskan, banjir tidak hanya disebabkan oleh tingginya curah hujan, tetapi juga dipicu oleh luapan kali serta saluran drainase yang tersumbat. Selain Kecamatan Kasemen, wilayah lain yang turut terdampak banjir adalah Kecamatan Walantaka.
“Air berasal dari luapan kali dan sumbatan drainase. Terutama di Kasemen terjadi banjir, Walantaka juga terdampak,” jelasnya.
BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat, khususnya para peziarah dan pengelola kawasan religi Banten Lama, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat.
“Jika ada kejadian, kami memiliki kanal informasi melalui YouTube, Instagram, Facebook, hingga layanan Pusdalops. Segera laporkan kepada kami,” kata Diat.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat melakukan langkah penyelamatan diri atau evakuasi mandiri apabila situasi mendesak demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan