Bidik Kursi Ketua DPRD, Mustofa : Amanah dan Kontribusi Memajukan Kota Tangerang
TANGERANG, WARTAXPRESS.COMĀ – Salah satu kandidat calon Ketua DPRD Kota Tangerang Mustopa Kamaludin menyatakan kesiapannya mengikuti proses seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang untuk menggantikan almarhum Rusdi Alam.
Menurut Mustopa, keputusannya maju dalam proses pendaftaran dilandasi keinginan untuk ikut berkontribusi dalam memajukan Kota Tangerang. Selain itu, sebagai kader Partai Golkar, Mustofa menilai setiap kader memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses tersebut.
“Prinsip saya dari dulu, berani memimpin dan siap untuk dipimpin. Semua kader yang ada di Fraksi Golkar saat ini adalah kader-kader terbaik yang punya motivasi sama untuk memajukan Kota Tangerang,” kata Mustofa Kamaludin saat ditemui usia paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (14/8/2026).
Pria yang akrab dipanggil Ganyong ini mengatakan, kesiapan untuk menjadi calon Ketua DPRD tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk mendaftarkan diri, akan tetapi kesiapan untuk menerima amanah sekaligus konsekuensi yang menyertainya.
“Kalau persoalan siap, tidak mungkin saya mencalonkan diri jika tidak siap menerima amanah dan konsekuensinya,” ujarnya.
Meski demikian, Mustofa mengungkapkan pengalamannya dalam berorganisasi sejak tingkat bawah menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Selain pengalaman di organisasi kepemudaan, Mustofa saat ini terlibat dalam sejumlah Alat Kelengkapan Dewan (AKD), termasuk Badan Anggaran (Banggar).
Dari pengalaman tersebut kata Mustofa, menjadi modal untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan DPRD maupun di luar lembaga legislatif.
“Hubungan emosional harus kita jaga dengan baik, baik dengan internal partai, jajaran eksekutif melalui TAPD, teman-teman media, maupun masyarakat luas,” pungkasnya.
Dalam hal ini Mustofa menilai, dinamika di DPRD membutuhkan kemampuan membangun komunikasi dan beradaptasi dengan berbagai kepentingan. Hubungan yang baik, kata dia, akan membantu menjaga suasana kerja tetap kondusif meski terdapat perbedaan pandangan.
“Amanah yang diberikan itu harus dijalani dengan bersyukur dan dinikmati tanpa perlu bertindak aneh-aneh. Kami di DPRD sering berkomunikasi dan beradaptasi dengan teman-teman lintas partai. Jika hubungan emosional kita baik, dinamika internal maupun eksternal pasti bisa dihadapi dengan baik,ā tuturnya.
Terkait pencalonannya, Mustofa menegaskan posisi pimpinan DPRD dari Fraksi Golkar nantinya harus tetap sejalan dengan arah kebijakan serta instruksi struktur kepemimpinan partai
Ia juga menilai masukan dari tokoh agama dan lembaga mitra pemerintahan menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi kelembagaan DPRD.
“Prinsipnya samiāna wa atoāna, kami mendengar dan kami taat terhadap perintah partai. Nasihat dan wejangan dari para kiai, MUI, serta arahan dari lembaga seperti KPK dan BPK saat bimbingan teknis harus kita jalankan sebagaimana mestinya, jangan sampai keluar dari rel aturan,ā kata Mustofa.
Sementara terkait proses seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang, Mustofa menyerahkan sepenuhnya mekanisme penilaian kepada Tim Seleksi DPD Partai Golkar Kota Tangerang. (Dra)

Tinggalkan Balasan