Hasil Rampasan Negara, Kejati Banten dan DJKN Gelar Lelang 148 Aset Tindak Pidana Secara Daring
TANGERANG, WARTAXPRESS.COM – Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Banten mengelar “Boom Gebyar Lelang Serentak’ dengan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat hasil rampasan negara. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor rumah penyimpanan benda sitaan Negara atau Rupbasan yang berlokasi di jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu 12 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Hery Hermanus Horo, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Kusuma Santi Wahyuningsih, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Pradhana Probo Setyoarjo, dan para pejabat di lingkungan Kejari Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut Kejati Banten Hery Hermanus Horo menyampaikan, kegiatan lelang tersebut telah berlangsung secara daring dari tanggal 10 hingga 14 Agustus 2026. Hal tersebut merupakan upaya nyata penegakan hukum sekaligus pemulihan aset kekayaan negara.
“​Penyelenggaraan lelang ini menindaklanjuti arahan Jaksa Agung serta Kepala Badan Pemulihan Aset guna memastikan seluruh aset barang bukti hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap dapat difungsikan kembali secara maksimal untuk kas negara” ujarnya.
​Hery menjelaskan, untuk proses lelang ini merupakan bagian integral dari rantai penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada keadilan dan ketertiban, melainkan juga pada optimalisasi pemulihan kekayaan negara.
Seluruh mekanisme lelang dilakukan secara transparan melalui sistem daring (online) agar dapat diakses dan dipantau langsung oleh publik maupun media.
​”Sebanyak 148 unit barang rampasan resmi dilelang dengan nilai limit keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar rupiah. untuk Aset-aset didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, serta mencakup beberapa komoditas bahan tambang dan properti” terangnya.
​Kepala Kantor Wilayah DJKN Banten, Kusuma Santi Wahyuningsih, menyatakan dukungan penuh terhadap sinergi lintas instansi ini. Menurutnya, lelang serentak di seluruh Indonesia ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengawal hasil penegakan hukum agar langsung memberikan kontribusi bagi pendapatan negara.
“​Masyarakat umum, khususnya yang berdomisili di wilayah Banten dan sekitarnya, diimbau untuk berpartisipasi memanfaatkan penawaran lelang transparan ini melalui platform resmi lelang milik pemerintah” imbuhnya. (Dra)

Tinggalkan Balasan