Sembunyi di Tangerang, Pembobol Brankas di Daerah Lamongan Ditangkap Saat Bersama Keluarga

Tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polsek Jatiuwung menangkap dua terduga pelaku di Dumpit, Kota Tangerang, Banten. Foto : Team Wartaxpress.com.

WARTAXPRESS.com – Aksi komplotan pembobol brankas yang menyasar sejumlah lokasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akhirnya terbongkar. Tim gabungan menangkap dua terduga pelaku di wilayah Tangerang, Banten.

Dari pantauan WartaXpress di lokasi Dua orang pelaku berinisial R dan S diamankan saat beristirahat dikediamannya di daerah Dumpit dan Bencongan pada Selasa (4/8/2026). R diduga berperan sebagai pelaku utama pembobolan brankas, sedangkan S diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama Tim URC Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, Tim URC Jatanras Polda Jawa Timur, dan Resmob Polsek Jatiuwung.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Lamongan, Ipda M. Fatihul, membenarkan penangkapan kedua terduga pelaku tersebut. Menurutnya, keduanya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan secara intensif.

“Terduga pelaku berhasil kami tangkap di wilayah Tangerang. Terduga pelaku berasal dari Tangerang dan Lampung,” ujar Ipda M. Fatihul saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026). Dikutip dari bangsaOnline.com

Berdasarkan laporan korban, komplotan tersebut diduga beraksi di sejumlah lokasi di Kabupaten Lamongan. Sedikitnya terdapat empat lokasi yang menjadi sasaran, yakni di Kecamatan Babat, Kedungpring, dan Mantup.

Selain itu, polisi juga mengungkap adanya percobaan pembobolan di sebuah gudang makanan ringan yang berada di Kecamatan Pucuk.

Penangkapan R dan S dilakukan pada 4 Agustus 2026 setelah tim gabungan mengembangkan penyelidikan hingga ke wilayah Tangerang.

“Penangkapan dilakukan pada 4 Agustus 2026,” tambahnya.

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga aksi pembobolan tersebut dilakukan secara berkelompok. R mengaku menjalankan aksinya bersama sekitar enam hingga tujuh orang.

Kelompok tersebut disebut berangkat dari Tangerang menuju Lamongan untuk melancarkan aksi pembobolan brankas di sejumlah lokasi.

“Yang bersangkutan melakukan aksinya secara berkelompok berjumlah enam sampai tujuh orang dan berangkat dari Tangerang menuju Lamongan,” ungkap Ipda Fatihul.

Polisi kini telah mengantongi identitas sejumlah anggota komplotan lainnya. Mereka masih diburu dan masuk dalam pengembangan penyidikan.

Kasus ini menjadi perhatian karena aksi komplotan melibatkan jaringan lintas wilayah. Setelah dua orang ditangkap di Tangerang, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap peran masing-masing anggota serta mengejar pelaku lain yang masih buron.

Penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Polda Jawa Timur lantaran pengungkapan kasus melibatkan operasi gabungan dan jaringan antarprovinsi.

“Pelaku dibawa ke Polda Jatim karena penanganannya merupakan operasi gabungan dan terduga pelaku merupakan jaringan antarprovinsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup