Bina Marga Kabupaten Tangerang Minta Warga Jangan Ngeluh Soal Jalan Rusak di Sosmed, Lebih Baik Lapor ke WhatsApp Khusus Aduan
WARTAXPRESS.com- Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) membuka kanal pengaduan khusus untuk menampung laporan jalan rusak dari masyarakat. Layanan tersebut dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0882-1286-4660.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansah, menilai partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak di berbagai wilayah.
“Kami mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan jalan yang mengalami kerusakan,” ungkapnya dikutip dari Tribun Tangerang, Selasa 21 Juli 2026.
Melalui layanan tersebut, masyarakat diminta menyertakan informasi lokasi secara detail serta foto kondisi jalan rusak yang dilaporkan.
Data tersebut nantinya akan digunakan petugas untuk melakukan verifikasi sebelum tim teknis diterjunkan ke lapangan.
Setelah laporan diterima, DBMSDA akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Bentuk perbaikan yang dilakukan dapat berupa pemeliharaan rutin maupun rekonstruksi, bergantung pada tingkat kerusakan yang ditemukan.
Menurut Iwan, pemerintah daerah tidak dapat langsung memperbaiki seluruh jalan yang dilaporkan secara bersamaan.
Prioritas penanganan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan, tingkat urgensi, serta kemampuan anggaran daerah.
“Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kondisi di lapangan, urgensi penanganan, serta ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah,” katanya.
Layanan pengaduan melalui WhatsApp tersebut dibuka pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.
Meski demikian, laporan yang masuk di luar jam operasional tetap akan diterima dan ditindaklanjuti pada hari kerja berikutnya.
Iwan juga meminta masyarakat untuk menggunakan saluran resmi yang telah disediakan ketimbang hanya menyampaikan keluhan melalui media sosial.
Menurutnya, laporan yang masuk melalui kanal resmi akan lebih mudah dipantau dan ditangani.
“Kami meminta masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan di media sosial. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan,” ucap Iwan.

Tinggalkan Balasan