Tangan Karyawan Hancur Terjepit Mesin Penggiling Saus, Evakuasi Berlangsung Menegangkan

WARTAXPRESS.com  – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang mengevakuasi tangan seorang karyawan yang terjepit mesin penggiling saus di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (1/7/2026).

Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena petugas harus memotong bagian mesin menggunakan gerinda agar tangan korban bisa dilepaskan.

Korban diketahui bernama Surya, seorang karyawan PT Pendekar Bodoh. Insiden terjadi saat korban sedang menggiling tomat untuk pembuatan saus. Diduga, tangan kirinya tidak sengaja masuk ke dalam mesin penggiling hingga terjepit.

Saat menerima laporan, petugas Damkar UPT Cibodas langsung menuju rumah sakit tempat korban telah dibawa. Evakuasi dilakukan dengan berkoordinasi bersama tim medis agar proses pelepasan mesin tidak memperparah kondisi korban.

Komandan Regu (Danru) UPT Damkar Cibodas, Anton Kurniawan, mengatakan tim hanya diminta membuka bagian wadah atau nampan mesin sesuai arahan dokter, sementara penanganan mesin lainnya dilakukan di ruang operasi.

“Saat tiba di lokasi kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Penanganan yang kami lakukan adalah melepaskan bak atau nampan mesin dengan cara dipotong menggunakan gerinda. Prosesnya kurang lebih 10 menit,” kata Anton.

Menurut Anton, tim medis meminta petugas hanya membuka bagian yang menjepit tangan korban agar dokter dapat melanjutkan tindakan operasi.

“Dari arahan dokter kami hanya diminta membuka nampannya, karena untuk mesin penanganannya dilakukan saat korban berada di ruang operasi,” ujarnya.

Anton menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kecelakaan kerja itu terjadi ketika korban sedang mengoperasikan mesin penggiling untuk membuat saus.

“Korban saat bekerja melakukan penggilingan untuk membuat saus, kemudian tidak sengaja tangannya terjepit di dalam alat penggiling,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi korban saat dievakuasi sudah sangat lemas karena jeda waktu antara kejadian dan laporan yang diterima petugas cukup lama.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB, sedangkan kami menerima laporan sekitar pukul 11.10 WIB. Korban sudah berada di rumah sakit saat kami datang. Kondisi korban cukup lemas dan telapak tangan kirinya mengalami luka berat, hampir terputus,” tutur Anton.

Meski proses evakuasi berlangsung dramatis, petugas berhasil melepaskan tangan korban dari mesin dengan aman. Selanjutnya korban langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim medis untuk menyelamatkan fungsi tangannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya saat mengoperasikan mesin industri yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup