Batara Integra Bidik Revolusi Logistik, Fokus Garap Indonesia Timur
WARTAXPRESS.com – Batara Integra Group memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi logistik terintegrasi dengan mengusung konsep “Beyond Logistics, Beyond Partnership”.
Perusahaan menilai kebutuhan logistik nasional tidak lagi sebatas pengiriman barang, melainkan membangun ekosistem rantai pasok yang mampu menghubungkan berbagai sektor industri hingga pelosok Indonesia.
Melalui entitas usahanya, PT Batara Integra Nusa dan PT Batara Integra Niaga, perusahaan menghadirkan layanan logistik end-to-end, mulai dari first mile, middle mile, hingga last mile distribution. Layanan tersebut mencakup manajemen pergudangan, transportasi, supply chain management, penyediaan tenaga kerja profesional, hingga business process outsourcing (BPO).
Salah satu fokus utama Batara Integra Group adalah memperkuat jaringan distribusi di kawasan Indonesia Timur yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.
Direksi Batara Integra Group, Muhammad Pahlevi, mengatakan tantangan logistik nasional hanya bisa dijawab melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan.
“Indonesia membutuhkan mitra logistik yang tidak hanya menjalankan distribusi, tetapi juga menghadirkan solusi menyeluruh bagi rantai pasok nasional. Kolaborasi adalah kunci untuk memperkuat daya saing,” ujar Pahlevi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Senada, Rolando Habinsaran menilai keberhasilan distribusi tidak hanya bergantung pada armada, tetapi juga kemampuan memahami karakteristik setiap daerah.
“Setiap wilayah memiliki karakter berbeda. Keberhasilan logistik ditentukan oleh pemahaman terhadap kondisi lapangan, bukan hanya kekuatan armada,” katanya.
Sementara itu, Fauzan Fadel Muhammad menilai kebutuhan pelanggan kini telah bergeser dari sekadar jasa transportasi menuju layanan logistik yang terintegrasi.
“Kebutuhan pelanggan saat ini bukan hanya transportasi, tetapi ekosistem layanan yang saling terhubung. Itulah arah masa depan logistik,” ujarnya.
Dari sisi operasional, Pebriyanto menegaskan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menjaga standar pelayanan perusahaan.
“SDM yang profesional dan disiplin adalah kunci untuk menjaga kualitas layanan di setiap titik operasional,” tegasnya.
Sedangkan Fajar Kurnianto menambahkan pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan tata kelola perusahaan yang baik.
“Inovasi harus berjalan seiring dengan good corporate governance agar pertumbuhan perusahaan tetap berkelanjutan,” katanya.
Pengamat logistik menilai model bisnis berbasis integrasi yang dikembangkan Batara Integra Group menjadi salah satu arah baru industri logistik nasional. Pendekatan end-to-end dinilai mampu meningkatkan efisiensi distribusi, menekan biaya operasional, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Dengan strategi penguatan jaringan operasional, transformasi layanan, serta peningkatan kualitas SDM, Batara Integra Group optimistis dapat berkontribusi dalam mempercepat pemerataan distribusi barang dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga ke wilayah terpencil.

Tinggalkan Balasan