Bentuk Kepedulian Tinggi Terhadap Sesama, Pemkot Tangsel Gelar Bazar, Safari Ramadhan dan Bantuan Sosial
TANGSEL,WARTAXPRESS.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menunjukkan kepedulian yang tinggi selama bulan Ramadhan 1447 H dengan menggelar Bazar Ramadhan dan Safari Ramadhan secara intensif. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban warga, menstabilkan harga bahan pokok, serta mempererat silaturahmi.
Berikut adalah beberapa bentuk kepedulian Pemkot Tangsel di bulan Ramadhan:
Bazar Ramadan di 7 Kecamatan (Sembako Murah):Â Pemkot Tangsel, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menggelar Bazar Ramadan serentak di tujuh kecamatan. Bazar ini menyediakan bahan pokok (sembako) dengan harga 20% lebih murah dari harga pasaran untuk menjaga daya beli masyarakat.
Penyaluran Ribuan Paket Sembako: Selain bazar, Baznas Kota Tangsel juga menyalurkan bantuan berupa 700 paket sembako bagi kaum dhuafa melalui program Roadshow Ramadhan di berbagai kecamatan.
Safari Ramadan dan Bantuan Sosial:Â Pemkot Tangsel melakukan Safari Ramadan rutin, yang dimanfaatkan untuk menyapa warga, bersilaturahmi, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, Program-program selama bulan suci Ramadhan ini merupakan upaya konsisten Pemkot Tangsel untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok yang cenderung meningkat saat bulan Ramadhan.
Menurutnya, melalui bazar ramadan ini, Pemkot Tangsel berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan.
“Sekarang kita menyelenggarakan bazar Ramadan serentak di Tujuh Kecamatan. Kegiatan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan,” kata Benyamin.
Benyamin menjelaskan, semua kebutuhan pokok yang disediakan setiap tenan yang ikut berpartipasi harganya lebih murah 20 persen dibanding dihari biasa. Untuk itu, kata Benyamin, tentunya warga akan terbantu dengan harga yang relative murah ini membeli kebutuhan pokok mereka disaat Ramadan seperti sekarang ini.
“Tentunya harga di bazar ini di bawah harga pasar ya, sekitar 20 persen. Jadi banyak sekali peminatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, bazar ramadan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.
“Bazar ini kita adakan untuk masyarakat, supaya bisa membantu meningkatkan daya beli. Di sini tersedia berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, cabai, bawang, dan sembako lainnya dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Pilar.
Pilar menambahkan, bazar Ramadan juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi yang biasanya meningkat menjelang lebaran. Meski demikian, Pilar menegaskan bahwa kegiatan bazar tidak selalu digelar secara rutin setiap bulan. Pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi harga pasar agar tidak berdampak pada para pedagang.
“Kita akan lihat kondisi pasar, kalau misalkan harga memang sudah stabil, tentu kita harus menjaga keseimbangan pedagang pasar juga ya karena pedagang pedagang pasar juga mereka butuh hidup dari penjualan. Tetapi jika harga kembali naik, bazar seperti ini bisa menjadi solusi untuk menstabilkan harga,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Bambang Nurcahyo. Bambang mengatakan, kegiatan bazar ini merupakan program rutin tahunan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dilaksanakan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Menurutnya, bazar Ramadan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.
“Kegiatan bazar ini merupakan program tahunan Pemkot Tangsel melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang salah satunya mempermudah masyarakat di setiap kecamatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang betul-betul terjangkau, khususnya di bulan Ramadan,” ungkap Bambang.
Kegiatan rutin Safari Ramadhan dan Bantuan Sosial
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie tancap gas di putaran pertama safari Ramadhan 1427 HIjriah di Masjid Jami Al-Ikhlas Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (25/2/2026). Benyamin menggelontorkan bantuan sosial senilai Rp.405 juta untuk 54 kelurahan di Kota Tangerang Selatan.
Benyamin mengatakan, bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan Pemkot Tangsel untuk menjaga silaturahmi dengan masyarakat, serta menjadi momentum menyalurkan bantuan dan stimulan bagi masih yang dikunjungi.
“Ini putaran pertama Safari Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita hadir sekaligus ada sedikit bantuan dan stimulan untuk masjid yang kita kunjungi. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp405 juta untuk 54 kelurahan di Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk insentif kepada para imam, marbot, serta guru TPA/TPQ,” katanya.
Benyamin juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan tetap harmonis dan kondusif. Ia mengimbau agar tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban, termasuk penggunaan petasan atau kembang api menjelang Idulfitri.
“Bulan suci Ramadan ini mari kita lalui dengan sebaik-baiknya. Jaga harmonisasi, perhatikan kondisi lingkungan, dan rayakan dengan bijak,” imbaunya.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan warga.
“Kegiatan safari Ramadhan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, supaya ke depan, program apapun yang dijalankan bisa didukung bersama-sama demi Tangsel yang lebih baik,” katanya. ***


Tinggalkan Balasan