Motor Jemaat Raib Digondol Maling saat Konsultasi Keagamaan di Gereja Pondok Arum
TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Tangerang. Kali ini, sebuah sepeda motor milik jemaat yang tengah terparkir di halaman Gereja Protestan Pondok Arum, Blok G6, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, raib dibawa kabur kawanan pencuri pada Selasa (13/01/26).
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik gereja, pelaku yang mengenakan jaket berwarna merah terlihat sangat tenang saat melancarkan aksinya.
Untuk menghindari kecurigaan, pelaku sempat menuntun motor incaran menjauhi pintu pagar sebelum akhirnya membobol kunci motor menggunakan kunci Letter T. Proses eksekusi tersebut berlangsung sangat cepat, kurang dari satu menit.
Korban pencurian, Monaisi, menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang berada di dalam gereja untuk keperluan konsultasi keagamaan.
“Saya datang sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung masuk. Sekitar pukul 19.00 WIB, saya sempat keluar sebentar dan melihat motor masih ada di parkiran. Namun, pas saya keluar lagi pukul 20.00 WIB, motor sudah tidak ada,” ujar Monaisi saat ditemui pada Rabu (14/01/26).
Aksi pelaku tergolong berani mengingat situasi di sekitar lokasi kejadian masih cukup ramai lalu lalang warga. Bahkan, terdapat sebuah warung yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).
Diduga kuat pelaku berjumlah dua orang. Dalam rekaman CCTV, satu orang bertindak sebagai eksekutor, sementara satu rekan lainnya bersiaga di atas sepeda motor di luar pagar untuk memantau situasi sekitar (joki).
Kejadian ini menambah panjang daftar kasus kriminalitas di kawasan Perumahan Pondok Arum. Sejumlah warga mengeluhkan maraknya aksi curanmor yang diduga terjadi akibat minimnya pengawasan dan patroli dari pihak kepolisian di jam-jam rawan.
Monaisi berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti kasus ini. Ia berencana segera melayangkan laporan resmi ke kepolisian setempat dengan menyertakan bukti rekaman CCTV.
“Harapannya polisi bisa segera menindaklanjuti dan menangkap pelakunya. Semoga motor saya juga bisa kembali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan