Potensi Ekonomi Digital, Disnaker Kota Tangerang Gelar Pelatihan Content Creator Gratis Lewat ‘Mobil Si Praja’
TANGERANGKOTA, WARTAXPRESS.com Media sosial kini bukan lagi sekadar tempat untuk berbagi aktivitas harian, melainkan telah bertransformasi menjadi sarana strategis untuk mendulang rupiah. Melihat potensi ekonomi digital yang menjanjikan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang bergerak cepat dengan menggelar pelatihan berbasis entrepreneur.
Melalui program inovatif Mobil Si Praja (Pelatihan Praktek Kerja), Disnaker menyasar berbagai komunitas untuk diberikan pelatihan sebagai content creator. Program ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang menjanjikan, sehingga para lulusan muda tidak hanya bergantung pada lowongan kerja di perusahaan formal.
Pelatihan content creator kali ini digelar selama tiga hari (09-11 Juni 2026) secara gratis dengan menyasar puluhan alumni dari SMA dan SMK PGRI 109 Tangerang. Pelatihan ini dirancang khusus sebagai bekal keterampilan praktis bagi para lulusan baru (fresh graduates).
Agar berdampak maksimal, Disnaker menghadirkan para influencer dan praktisi profesional sebagai pemateri. Seluruh peserta dibimbing langsung mengenai proses di balik layar, mulai dari menyusun perencanaan konten (content planning), teknik produksi visual yang menarik minat audiens, serta strategi membaca tren dan memahami kemauan penonton.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menuturkan pelatihan berbasis digital ini memberikan kesempatan besar bagi masyarakat untuk langsung terjun ke dunia wirausaha (entrepreneurship).
“Adanya Mobil Si Praja ini memfasilitasi program pelatihan bagi komunitas. Kebetulan komunitas almamater dari SMK PGRI 109 meminta diadakannya pelatihan content creator. Ini merupakan kali ketiga kami melaksanakan pelatihan berbasis entrepreneur,” ujar Ujang saat ditemui pada Kamis (11/06/26).
Ujang menambahkan, fasilitas Mobil Si Praja ini tidak hanya terbatas untuk komunitas sekolah atau lulusan baru saja. Selain bidang digital, armada ini juga memfasilitasi pelatihan tata boga, menjahit, dan produk kewirausahaan lainnya.
“Rekan-rekan yang memiliki komunitas baik itu komunitas keagamaan, paguyuban, ataupun kelompok kerja di tingkat kelurahan dan RW di seluruh Kota Tangerang bisa mengajukan permohonan pelatihan serupa,” imbuhnya.
Langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang dalam menekan angka pengangguran ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah maupun peserta. Pelatihan ini dinilai berhasil membuka mata para alumni muda mengenai potensi industri kreatif yang selama ini tidak didapatkan dalam kurikulum formal sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Hubin SMK PGRI 109 Tangerang, Revy Edwin Irwanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas yang diberikan Disnaker Kota Tangerang.
“Kami bersyukur Disnaker bisa memfasilitasi alumni kami. Tujuannya tentu mempersiapkan lulusan agar siap bekerja dan berwirausaha. Karena narasumbernya dari kalangan profesional, materi yang diberikan sangat berbobot mulai dari tahap fundamental hingga praktik. Terbukti peserta yang datang sangat antusias,” kata Revy.
Senada dengan pihak sekolah, Fragil Ibnu Sidiq, salah satu peserta pelatihan, mengaku mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat detail mengenai proses pembuatan konten.
“Materi yang didapat banyak banget. Kita jadi tahu proses di balik layar bagaimana para influencer membuat konten secara detail, dan cara menarik penonton mengikuti kemauan audiens. Ini pertama kalinya saya dapat ilmu seperti ini. Manfaatnya terasa sekali, semoga ke depan saya bisa konsisten menjadi content creator,” tutur Fragil.
Menariknya, pelatihan ini tidak hanya berhenti pada pemaparan teori. Para peserta langsung ditantang melakukan praktik pembuatan video dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing, sebagai langkah awal memulai portofolio digital mereka.
Dengan masifnya program Mobil Si Praja ke tingkat RW, Pemkot Tangerang menargetkan lahirnya stimulus ekonomi baru yang digerakkan secara mandiri masyarakat dari level akar rumput.

Tinggalkan Balasan