8.000 Titik Lampu Jalan Nasional di Banten Masih Kurang, Banyak PJU Mati dan Belum Terpasang

Redaksi Redaksi WartaXpress
Program Tangsel Terang yang menelan anggaran Rp55 miliar per tahun diduga menjadi penyebab bocah meninggal dunia akibat tersetrum.

WARTAXPRESS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengungkap masih banyak ruas jalan nasional di wilayahnya yang minim penerangan.

Berdasarkan hasil pendataan terbaru, jalan nasional di Banten masih membutuhkan sekitar 8.000 titik penerangan jalan umum (PJU).

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, kebutuhan tersebut diketahui setelah digelarnya rapat koordinasi penanganan PJU jalan nasional di wilayah Banten.

Butuh 8.000 Penerangan Jalan

“Kurang lebih kebutuhan di jalan nasional itu totalnya ada sekitar 8.000 titik (penerangan),” ujar Andra Soni dikutip dari Kompas, Rabu 20 Mei 2026.

Jumlah kebutuhan itu dihitung dari total panjang jalan nasional di Provinsi Banten yang mencapai sekitar 560 kilometer dan tersebar di delapan kabupaten dan kota.

Wilayah Lebak dan Pandeglang menjadi daerah dengan ruas jalan nasional terpanjang.

Sementara itu, di wilayah Tangerang Selatan panjang jalan nasional mencapai sekitar 10 hingga 12 kilometer.

Meski tidak terlalu panjang, kawasan tersebut dinilai strategis karena berbatasan langsung dengan Jakarta.

Pemda Saling Lempar Tanggung Jawab

Andra mengakui penanganan lampu jalan selama ini terkendala persoalan kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Akibatnya, banyak titik PJU rusak maupun belum terpasang yang penanganannya belum berjalan maksimal.

Menurutnya, masih terjadi saling lempar tanggung jawab terkait perbaikan lampu jalan di sejumlah wilayah Banten.

“Sekarang kita menyamakan persepsi, menyamakan data bahwa ini adalah tanggung jawab kita kepada masyarakat,” kata Andra.

Pemprov Banten pun mulai menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan data sekaligus membagi tanggung jawab penanganan PJU jalan nasional.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyebut masih banyak lampu penerangan jalan nasional di kawasan Ciputat dan Pamulang yang dalam kondisi mati dan membutuhkan perbaikan segera.

“Kami selalu mengajukan titik-titik PJU di jalan provinsi. Tinggal yang jalan nasional. Ini perlu diakselerasikan terus supaya komunikasi kami, pemkot, dan PU di pusat bisa berjalan dengan baik,” ujar Pilar.

Ia berharap percepatan pemasangan dan perbaikan PJU di ruas jalan nasional Tangerang Selatan bisa segera direalisasikan agar kondisi jalan lebih aman bagi pengguna kendaraan.

“Mudah-mudahan di periode ini bisa dimaksimalkan supaya PJU terpasang,” ucap Pilar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup